Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Harvest Rebranding dan Targetkan Pembukaan 6 Gerai Baru

2 min read
Harvest Rebranding dan Targetkan Pembukaan 6 Gerai Baru
Gerai baru Harvest pasca rebranding. (dok.Harvest)
  • Harvest melakukan rebranding setelah 22 tahun beroperasi di Indonesia untuk memperluas pasar dan portofolio produk.

  • Portofolio diperluas dari kue perayaan dan hadiah ke bakery serta pastry untuk konsumsi sehari-hari.

  • Perusahaan menargetkan enam gerai baru dalam enam bulan dan melanjutkan ekspansi jaringan pada 2027.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mana yang lebih menarik dari arah baru Harvest?
Share Article

Jakarta, FORTUNE — Harvest melakukan rebranding setelah 22 tahun beroperasi di Indonesia. Perubahan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas pasar dan portofolio produk dari bisnis kue untuk kebutuhan perayaan dan hadiah ke segmen bakery-patisserie untuk konsumsi sehari-hari.

Chief Executive Officer Harvest, Sylvia Andriani Rizal mengatakan perubahan positioning dilakukan seiring pergeseran preferensi konsumen terhadap produk makanan, desain, dan gaya hidup.

“Selama 22 tahun, Harvest telah menjadi bagian dari banyak momen spesial masyarakat Indonesia. Kini, kami ingin memperluas peran tersebut agar Harvest dapat hadir dalam lebih banyak momen sederhana setiap hari,” kata Sylvia dalam keterangan resmi, Senin (21/9).

Dalam strategi baru tersebut, Harvest tidak lagi hanya mengandalkan produk kue tart dan kebutuhan gifting, tetapi memperluas portofolio ke produk bakery dan pastry. Perseroan juga mengubah pendekatan komunikasi dari yang berorientasi produk dan penjualan menjadi pengembangan pengalaman merek yang lebih terkait dengan gaya hidup konsumen.

Perubahan itu turut diikuti dengan pembaruan konsep baru gerai yang dengan ruang yang lebih modern, pertama kali diterapkan di gerai Harvest Pluit dan akan diperluas secara bertahap ke jaringan toko lainnya.

  1. Ekspansi Gerai

    Default Image
    Default Image

    Selain rebranding, Harvest memiliki rencana ekspansi jaringan dalam agenda bisnisnya. Perseroan menargetkan pembukaan enam gerai baru dalam enam bulan ke depan.

    Dari jumlah tersebut, empat gerai akan berbentuk standalone store yang berlokasi di Jabodetabek, termasuk Kelapa Gading dan Kota Wisata, serta Jemur Sari di Surabaya, Yogyakarta, dan Sumatera Utara. Dua gerai lainnya akan menggunakan konsep baru di pusat perbelanjaan di wilayah Jabodetabek.

    Ekspansi jaringan juga akan dilanjutkan pada 2027 untuk memperluas cakupan gerai Harvest di Indonesia.

    Di sisi produk, Harvest memperbarui tampilan lima produk kue yang telah menjadi bagian dari portofolionya, yakni Milk Chocolate, Triple Chocolate, Black Forest, Opera, dan Chocolate De Ville. Perseroan menyatakan perubahan tersebut hanya dilakukan pada garnish atau tampilan akhir, sementara resep produk tetap dipertahankan.

    Harvest juga memperkenalkan Croball atau Croissant Ball sebagai produk baru dalam kategori pastry. Produk tersebut tersedia dalam delapan varian rasa, yakni Original, Truffle Cheese, Biscoff, Cream Cheese Scallion, Beef Floss, Dark Choco, Tiramisu, dan Lemon.

    Chief Commercial Officer Harvest, Astrid Wiliandry mengatakan pengembangan produk dan pembaruan gerai merupakan bagian dari penyesuaian bisnis setelah rebranding.

    “Croball dan pembaruan garnish pada lima kue unggulan merupakan representasi arah baru Harvest sebagai brand yang konsisten menjaga kualitas dan resep yang sudah dipercaya, namun terus menghadirkan cara baru,” ujar Astrid.

Share Article
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .

Related Articles

See More