Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hashim Jadi Komisaris Utama WIFI, Hendrik Tee Diangkat Jadi Dirut
Hashim S. Djojohadikusumo (Dok. Forbes)
  • RUPST PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) menetapkan Hashim S. Djojohadikusumo sebagai Komisaris Utama menggantikan Hermansjah.

  • Pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai Rp10,6 miliar atau Rp2 per saham, bersama sejumlah agenda korporasi lainnya.

  • WIFI mencatat pertumbuhan pendapatan 147 persen menjadi Rp1,66 triliun pada 2025 dengan margin EBITDA 69 persen.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE — PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) resmi menetapkan Hashim S. Djojohadikusumo sebagai Komisaris Utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Perubahan pengurus menjadi salah satu keputusan strategis perseroan di tengah upaya memperkuat kepemimpinan dan melanjutkan ekspansi bisnis infrastruktur digital.

Selain mengangkat Hashim sebagai komisaris utama, RUPST juga merombak jajaran direksi dengan menunjuk Hendrik Tee sebagai Direktur Utama menggantikan Yune Marketatmo. Di saat yang sama, pemegang saham turut menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp10,6 miliar atau Rp2 per saham serta sejumlah agenda korporasi lainnya.

Hashim gantikan Hermansjah

Pengangkatan Hashim jadi Komisaris Utama WIFI disahkan dalam RUPST yang digelar pada 30 Juni 2026. Adik Presiden Prabowo Subianto itu menggantikan Hermansjah Haryono.

"Berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan pada tanggal 30 Juni 2026, telah disetujui Perubahan susunan Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan sehubungan dengan pengangkatan Bapak Hashim S. Djojohadikusumo sebagai Komisaris Utama Perseroan," ujar Direktur WIFI Shannedy Ong dalam keterbukaan informasi, Selasa (30/6).

Pemegang saham turut menyetujui pengangkatan Fadel Muhammad sebagai Komisaris dan Doni Satiaji Soetadi tetap menjabat Komisaris Independen.

Hendrik Tee ditunjuk sebagai Direktur Utama

Tak hanya di jajaran komisaris, perseroan juga melakukan perubahan pada susunan direksi. Hendrik Tee ditunjuk sebagai Direktur Utama menggantikan Yune Marketatmo, yang kini menjabat sebagai Direktur.

Hendrik bukan nama baru di dunia korporasi. Ia sebelumnya pernah menjabat Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk (INDY) serta Group Managing Director PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).

Perseroan juga mengangkat Henny Santoso sebagai direktur baru. Adapun susunan lengkap pengurus PT Solusi Sinergi Digital Tbk setelah RUPST adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Hashim S. Djojohadikusumo

  • Komisaris: Fadel Muhammad

  • Komisaris Independen: Doni Satiaji Soetadi

Direksi

  • Direktur Utama: Hendrik Tee

  • Direktur: Shannedy Ong

  • Direktur: Andrew

  • Direktur: Yune Marketatmo

  • Direktur: Mohammad Mustaghfirin

  • Direktur: Henny Santoso

RUPST setujui dividen Rp10,6 miliar

Dalam agenda RUPST, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp10,6 miliar atau setara Rp2 per saham. Keputusan tersebut merupakan komitmen memberikan nilai tambah kepada pemegang saham seiring pertumbuhan kinerja perusahaan sepanjang 2025.

RUPST turut menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025 dan penunjukan akuntan publik untuk tahun buku 2026. Selain itu, perseroan menyepakati perubahan Anggaran Dasar yang disesuaikan dengan KBLI terbaru hingga laporan realisasi penggunaan dana hasil PMHMETD I 2025.

Kinerja WIFI tumbuh signifikan sepanjang 2025

Di balik perubahan kepengurusan tersebut, PT Solusi Sinergi Digital Tbk membukukan pertumbuhan kinerja yang signifikan sepanjang 2025.

Pendapatan konsolidasian meningkat 147 persen menjadi Rp1,66 triliun dibandingkan Rp671,85 miliar pada tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatat EBITDA sekitar Rp1,15 triliun dengan margin EBITDA sekitar 69 persen yang ditopang oleh bisnis infrastruktur telekomunikasi.

Dari sisi operasional, perusahaan telah membangun sekitar 2,5 juta home pass dan 1,5 juta home connect dengan tingkat take-up mencapai 60 persen. Hingga periode yang berakhir pada 31 Maret 2026, perseroan juga menambah sekitar 200 ribu home pass dan home connect.

Direktur Utama sebelumnya, Yune Marketatmo, menyampaikan apresiasi kepada para pemegang saham atas dukungan terhadap strategi yang dijalankan perusahaan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemegang saham atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada Perseroan. Dukungan tersebut menjadi landasan penting bagi keberhasilan Perseroan dalam membukukan pertumbuhan kinerja yang positif sepanjang tahun 2025, sekaligus memperkuat posisi strategis kami untuk menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Yune dalam siaran pers, Selasa (30/6).

PT Solusi Sinergi Digital Tbk merupakan perusahaan penyedia infrastruktur dan konektivitas digital yang mengembangkan jaringan serat optik nasional serta layanan internet berbasis FTTH (Fiber-to-the-Home) dan FWA (Fixed Wireless Access) untuk mendukung perluasan akses internet di Indonesia.

FAQ seputar Hashim jadi Komisaris Utama WIFI

Siapa yang menjadi Komisaris Utama WIFI?

Hashim S. Djojohadikusumo resmi diangkat sebagai Komisaris Utama PT Solusi Sinergi Digital Tbk.

Siapa Direktur Utama baru WIFI?

Hendrik Tee ditunjuk sebagai Direktur Utama menggantikan Yune Marketatmo.

Berapa dividen yang dibagikan WIFI?

Perseroan membagikan dividen tunai sebesar Rp10,6 miliar atau Rp2 per saham.

Berapa pertumbuhan pendapatan WIFI pada 2025?

Pendapatan konsolidasian meningkat 147 persen menjadi Rp1,66 triliun.

Curated For You

Editorial Team

Related Article