Tangerang, FORTUNE - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) melihat dinamika pasar kendaraan niaga tahun ini berjalan di luar pola normal. Di tengah perlambatan sejumlah sektor ekonomi, penjualan Hino justru melampaui target yang telah ditetapkan perusahaan.
Sales & After Sales Director HMSI, Susilo Darmawan, mengakui kondisi pasar saat ini terbilang menyimpang. Menurut dia, pencapaian penjualan Hino justru berada di atas ekspektasi meski industri masih dibayangi ketidakpastian ekonomi.
Hino saat ini mencapai target yang melewati apa yang direncanakan sebelumnya, sekitar 10 persen dibanding target," kata Susilo di sela ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Tangerang, Banten, Rabu (29/7).
Dengan capaian tersebut, Hino kini membidik penjualan hingga 30.000 unit pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2027.
Optimisme tersebut didorong oleh tingginya permintaan pada hampir seluruh lini produk. Bahkan, menurut Susilo, hampir semua model Hino saat ini mengalami antrean pemesanan sehingga sulit menentukan model yang paling laris.
"Sekarang kalau dibilang paling laris agak susah karena semua model kami inden kosong," ujarnya.
Meski demikian, ia mengungkapkan permintaan terbesar saat ini datang dari truk Hino 500 yang digunakan untuk sektor logistik. Kenaikan permintaan tersebut berhasil mengimbangi pelemahan pasar kendaraan untuk industri pertambangan.
"Demand terbesar sekarang malah di Hino 500 untuk yang logistik. Karena mining ada kecenderungan turun. Mining turun tapi terkompensasi," katanya.
Selain logistik, Susilo melihat sektor perkebunan mulai menunjukkan pemulihan dan menjadi salah satu penopang permintaan kendaraan niaga. Berbagai proyek pemerintah, termasuk pengembangan kawasan pangan (food estate), juga mulai memberikan kontribusi terhadap penjualan perusahaan.
"Itu salah satunya di kategori dua. Kita ikut partisipasi di situ," ujarnya.
Di sisi lain, permintaan dari sektor transportasi penumpang juga dinilai semakin atraktif, terutama untuk segmen bus.
"Kami harus bersyukur karena bus kami juga saat ini sangat atraktif. Baik demand-nya," kata Susilo.
Berdasarkan data retail sales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan ritel Hino sepanjang semester I-2026 mencapai 10.569 unit. Sementara itu, produksi kendaraan Hino pada periode yang sama telah mencapai 16.329 unit.
