CIMB Niaga Pimpin Kredit Sindikasi Rp4,7 Triliun Untuk Plaza Indonesia

- CIMB Niaga memimpin sindikasi pembiayaan berbasis Sustainability-Linked Loan senilai Rp4,7 triliun untuk Plaza Indonesia, bersama BCA dan Bank Danamon.
- Pendanaan ini mendukung target dekarbonisasi CIMB Group menuju net zero emission 2050 serta mendorong praktik bisnis berkelanjutan di sektor real estat.
- Plaza Indonesia akan menggunakan dana untuk kebutuhan korporasi dan refinancing, sambil menargetkan penurunan emisi GRK serta mempertahankan sertifikasi bangunan hijau Greenship.
Jakarta, FORTUNE - PT Bank CIMB Niaga Tbk meminpin pemberian fasilitas pembiayaan sindikasi berbasis berbasis Sustainability-Linked Loan (SLL) senilai Rp4,7 triliun kepada PT Plaza Indonesia Investama (PII) dan PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN).
Dalam transaksi tersebut, CIMB Niaga bertindak sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner (MLAB), Sole Sustainability Coordinator, Agen Fasilitas, serta Agen Jaminan. Fasilitas kredit sindikasi ini turut melibatkan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
Head of Corporate Banking, Investment Banking Coverage & Loan Syndication CIMB Niaga, Miranty Supardi mengatakan sektor real estat menjadi salah satu sektor prioritas dalam peta jalan dekarbonisasi CIMB Group yang menargetkan pencapaian net zero emission pada 2050.
Kerja sama pembiayaan dengan Plaza Indonesia mencerminkan peran solusi pembiayaan berkelanjutan dalam mendukung pertumbuhan bisnis sekaligus pencapaian target lingkungan perusahaan.
"Peran CIMB Niaga dalam sindikasi ini menunjukkan penerapan solusi pembiayaan secara menyeluruh. Kami mendukung transformasi berbagai sektor termasuk sektor real estat menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan, karena hal tersebut juga selaras dengan nilai-nilai sustainability CIMB Niaga," kata Miranty, Rabu (17/6).
Ia menambahkan, Plaza Indonesia telah menunjukkan konsistensi dalam memasukkan aspek keberlanjutan ke dalam operasional dan pengelolaan asetnya, termasuk melalui penerapan sertifikasi green building, peningkatan efisiensi energi, energi terbarukan, serta berbagai inisiatif dekarbonisasi lainnya.
Sementara itu, Direktur Plaza Indonesia Evy Tirtasudira mengatakan dana hasil pembiayaan akan digunakan untuk kebutuhan korporasi, termasuk refinancing utang perseroan.
"Sustainability merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari strategi bisnis Plaza Indonesia. Kami percaya bahwa pengembangan properti premium ke depan harus mampu menghadirkan keseimbangan antara kualitas, pengalaman pelanggan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan," ujar Evy.
Skema Sustainability-Linked Loan menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam strategi bisnis jangka panjang.
Sebagai bagian dari komitmen dalam fasilitas SLL, Plaza Indonesia menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) dari aktivitas operasional perusahaan. Perseroan juga berkomitmen mempertahankan sertifikasi bangunan hijau Greenship tingkat lanjut pada aset utamanya, yakni Plaza Indonesia Shopping Center dan The Plaza Office Tower.

















