Laba Bersih FORE Naik 60,5% di Q1-2025, Ditopang Ekspansi Gerai

Jakarta, FORTUNE - Laba bersih PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) melonjak 60,5 persen (YoY) menjadi Rp9,43 miliar pada kuartal-I 2026, dari Rp5,88 miliar pada periode yang sama di 2025.
Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan pun meningkat 52,4 persen (YoY) dari Rp291,69 miliar menjadi Rp444,46 miliar. Itu berkat pertumbuhan penjualan setiap segmen bisnis FORE, dengan peningkatan terbesar pada segmen makanan (+77,01 persen). Lalu diikuti segmen lain-lain (+72,53 persen) dan minuman (+50,34 persen).
Kenaikan kinerja itu diraih di tengah dinamika geopolitik global dan periode ramadan. "Meski kuartal ini diwarnai lingkungan makro yang penuh tantangan, tim kami mengeksekusi dengan presisi," kata Direktur Utama FORE, Vico Lomar dalam keterangannya, Senin (20/4). "Kami tetap optimistis terhadap trajektori bisnis ini dan terhadap kemampuan kami untuk terus menciptakan nilai seiring pertumbuhan skala usaha."
Salah satu katalis yang mendukung pertumbuhan FORE pada awal 2026 adalah ekspansi gerai. Selama Januari–Maret 2026, Fore Coffee menambah lebih dari 20 gerai baru. Lebih dari 40 persen dari gerai baru itu berlokasi di kota-kota tingkat 2 dan 3. Hingga akhir kuartal-I 2026, jaringan Fore Coffee telah meningkat 35 persen (YoY) menjadi 338 gerai aktif, dari 251 gerai pada periode yang sama di 2025.
FORE juga menambah 5 lokasi baru untuk jaringan Fore Donut selama periode yang sama, setelah peluncuran perdana 2 outlet pada kuartal-IV 2025. Selanjutnya, perseroan berencana membuka gerai di Bandara Internasional Soekarno–Hatta serta ekspansi perdana ke Bandung dan Surabaya.
"Setiap gerai baru yang kami buka merupakan hasil seleksi lokasi yang matang dan penggunaan dana IPO yang disiplin, dengan fokus yang jelas pada penciptaan imbal hasil yang berkelanjutan bagi para pemegang saham," ujar Vico.
Sebelumnya, FORE mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada April 2025 dan menghimpun dana Rp353,44 miliar. Setelah dikurangi biaya-biaya terkait IPO, dana bersih sektiar Rp337 miliar perseroan gunakan untuk pengembangan hingga 140 gerai Fore Coffee baru, 30 gerai Fore Donut baru, serta modal kerja.


















