BUSINESS

Mengenal Cost Benefit Analysis dalam Bisnis: Arti dan Tujuan

CBA membantu perusahaan mengelola anggaran.

Mengenal Cost Benefit Analysis dalam Bisnis: Arti dan TujuanIlustrasi proses analisis bisnis. (Pixabay/StartupStockPhotos)
13 February 2023

Jakarta, FORTUNE – Dalam menjalankan bisnis, para pengusaha biasanya akan menghadapi keadaan yang dilematis, yakni berencana untuk melaksanakan beberapa proyek, namun pada saat bersamaan terbentur anggaran perusahaan yang terbatas. Maka, analisis biaya manfaat atau cost benefit analysis (CBA) memungkinkan untuk menjadi solusinya.

Analisis biaya manfaat pada dasarnya merupakan perhitungan yang perlu dilakukan sebelum perusahaan memutuskan untuk menggunakan anggaran bisnis. Analisis tersebut memungkinkan perusahaan membuat keputusan bisnis yang lebih baik serta terhindar dari kerugian.

Menurut laman Accurate, CBA merupakan proses membandingkan perkiraan biaya sekaligus manfaat dari suatu proyek bisnis. Analisis ini biasanya dipakai untuk memperkirakan apakah pelaksanaan suatu proyek bisnis tertentu masuk skala atau tidak.

Dalam implementasinya, CBA menghitung semua biaya proyek, dan mengurangkannya dengan total manfaat yang diproyeksikan. Asumsinya, jika manfaat proyek yang diproyeksikan lebih besar ketimbang biayanya, maka proyek bisnis itu dapat dilaksanakan. Demikian pula sebaliknya. Jika manfaat lebih rendah ketimbang biayanya, perusahaan perlu mempertimbangkan kembali proyek bisnisnya.

CBA merupakan analisis yang mendorong pengambilan keputusan berbasis data. Model analisis tersebut sering digunakan dalam manajemen pada korporasi maupun perusahaan rintisan.

Tujuan dan manfaat CBA

Perencanaan sistem pemasaran
ilustrasi perencanaan (unsplash.com/Kaleidico)

Seperti disinggung di awal, CBA memungkinkan perusahaan untuk dapat terhindar dari kerugian ketika mengambil keputusan mengenai proyek bisnis tertentu. Terlebih, di era modern saat ini, risiko kerugian dapat datang dari mana saja.

Secara umum berikut sejumlah manfaat cost benefit analysis sebagaimana dilansir dari laman Accurate.

  • Membantu perusahaan untuk fokus pada pengambilan keputusan berdasarkan data, bahkan data dalam jumlah besar.
  • Membantu tim manajemen perusahaan untuk membuat keputusan bisnis dengan mudah.
  • Memberikan kejelasan dalam situasi tak terduga.
  • Membuka kesempatan tinggi untuk menemukan biaya dan manfaat tersembunyi.
  • Membantu perusahaan untuk memberikan competitive advantage, misalnya mempermudah dalam melakukan competitive analysis atau analisis kompetitor.
  • Dapat membantu perusahaan untuk mencegah terjadinya kerugian.
  • Membantu meningkatkan ROI (return on investment), pendapatan atau revenue bisnis, keuntungan, hingga mendukung peningkatan enterprise value atau nilai perusahaan secara keseluruhan.

Tahapan Analisis CBA

perencanaan manajemen bisnis
ilustrasi manajemen bisnis (unsplash.com/Marten Bjork)

Related Topics

    © 2024 Fortune Media IP Limited. All rights reserved. Reproduction in whole or part without written permission is prohibited.