Merger tersebut juga membawa perubahan pada susunan Direksi dan Dewan Komisaris SOF. Posisi Presiden Direktur tetap dijabat oleh Rusna. Jajaran Direktur terdiri dari Kenji Okada, Yanuar Pribadi, Kemaludin Fajar, Nobuhiro Moro, Toshiyuki Mitsui, dan Pieter Maruli Panjaitan.
Di tingkat komisaris, Keishi Iwamoto ditunjuk sebagai Presiden Komisaris dan Takanori Otsuka menjadi Komisaris. Murniaty Santoso, Doddy Susanto, dan Muliawan Gunadi Kartarahardja menjabat sebagai Komisaris Independen.
RUPSLB juga memberhentikan Yosuke Unigame dengan hormat dari posisi Presiden Komisaris. Hanna Tantani turut diberhentikan dengan hormat dari jabatan Komisaris.
Dengan struktur tersebut, SOF akan menjadi entitas yang melanjutkan kegiatan usaha setelah OTO melebur. Pelaksanaan penggabungan tetap menunggu penyelesaian seluruh persyaratan administratif dan persetujuan yang diwajibkan regulasi.
Kapan Oto Finance dan Oto Multiartha menyetujui merger? | Persetujuan merger ditetapkan dalam RUPSLB SOF pada 1 September 2026. |
Siapa yang menjadi entitas penerima merger? | PT Summit Oto Finance menjadi perusahaan penerima penggabungan. |
Berapa komposisi pemegang saham SOF setelah merger? | SMBC Indonesia 51 persen, SAG 34 persen, dan SMMA 15 persen. |
Kapan merger OTO dan SOF ditargetkan terealisasi? | Penggabungan diharapkan terealisasi pada 1 Oktober 2026 setelah seluruh persyaratan terpenuhi. |