Jakarta, FORTUNE– PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melalui anak usahanya, PT DSST Mas Gemilang (DSST) melakukan kemitraan strategis dengan perusahaan teknologi global iFLYTEK Co., Ltd..
Kerja sama ini diwujudkan melalui pembentukan perusahaan patungan, PT Brilian Teknologi Sejahtera (BTS) untuk menghadirkan solusi kecerdasan buatan (AI) dan Large Language Model (LLM) untuk mempercepat transformasi digital di berbagai sektor utama di Indonesia.
Dengan menggabungkan teknologi AI full-stack milik iFLYTEK dan ekosistem bisnis luas Sinar Mas, kemitraan ini ditargetkan dapat menciptakan standar baru pengembangan dan penerapan AI di Indonesia maupun kawasan ASEAN.
Pada tahap awal, fokus penerapan teknologi AI diarahkan pada sektor pendidikan dan kesehatan, dan akan diperluas mencakup sektor telekomunikasi, keuangan, dan energi berbasis AI guna mencapai otonomi digital lintas sektor.
Melalui solusi AI Smart Class dari iFLYTEK, kemitraan ini berupaya membantu mengatasi kekurangan sekitar 1,3 juta guru di Indonesia, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai daerah. Teknologi ini memungkinkan proses pembelajaran yang lebih personal, berbasis data, dan didukung otomatisasi mulai dari proses pengajaran hingga evaluasi.
BTS juga berkomitmen membangun ekosistem AI yang melibatkan tenaga profesional lokal, sehingga platform yang dikembangkan dapat dikelola dan dioptimalkan oleh talenta Indonesia. Langkah ini diharapkan memperkuat fondasi pendidikan digital nasional dalam jangka panjang.
Manfaat teknologi ini telah mulai dirasakan di Tzu Chi School. CEO Tzu Chi School, BK Wong, menyatakan bahwa papan tulis pintar iFLYTEK menawarkan berbagai fitur pendukung pembelajaran, seperti AI Board Writing, AI Tutor, dan AI Recording System, yang membantu guru dalam kegiatan belajar mengajar di kelas.
“Ini adalah langkah strategis untuk membawa AI kelas dunia ke dalam ekosistem pendidikan Indonesia dan memperluas akses terhadap pembelajaran berkualitas,” ujar Marlo Budiman, CEO DSST.
