Jakarta, FORTUNE – Merek perlengkapan olahraga asal Swiss, On Holding AG, mulai melirik pasar sepak bola untuk mempertahankan pertumbuhan perusahaan yang terus melesat.
Salah satu pendiri On, Olivier Bernhard, minat perusahaan masuk ke industri sepak bola dan yakin teknologi manufaktur sepatu berbasis robot miliknya, LightSpray, dapat menjadi keunggulan kompetitif dibandingkan para pesaing.
"Kami benar-benar tertarik masuk ke dunia sepak bola. Teknologi LightSpray juga sangat cocok diterapkan pada sepatu sepak bola," ujar Bernhard dalam wawancara di kantor pusat On di Zurich, dilansir dari laman Bloomberg, (30/6).
Didirikan pada 2010, On dikenal sebagai produsen sepatu lari dengan desain inovatif dan nyaman. Seiring pertumbuhannya, perusahaan mulai memperluas bisnis ke berbagai kategori olahraga, seperti tenis, latihan kebugaran (training), dan olahraga luar ruang (outdoor). Selain itu, On terus meningkatkan penjualan produk pakaian olahraga maupun pakaian bergaya kasual (lifestyle).
Masuknya On ke pasar sepak bola, ini bisa menjadi langkah strategis bagi perusahaan. Selain menjadi olahraga paling populer di dunia, sepak bola kini juga berkembang menjadi pasar fesyen dan gaya hidup yang sangat besar. Hal ini yang kemudian menjadi sumber pertumbuhan penjualan bagi merek-merek global seperti Adidas, Nike, dan Puma, terutama melalui penjualan jersey klub dan tim nasional yang mereka sponsori.
Langkah awal On di industri sepak bola dimulai pada Desember tahun lalu, di mana perusahaan mengontrak pesepak bola muda asal Swiss, Sydney Schertenleib, yang kini bermain untuk FC Barcelona. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan produk untuk kebutuhan latihan maupun koleksi bergaya hidup.
Bernhard mengisyaratkan bahwa perusahaan akan menggandeng lebih banyak pesepak bola terkenal sebagai bagian dari strategi ekspansi. Namun, ia belum mengungkapkan nama atlet yang akan diumumkan berikutnya.
"Kami sudah menunjukkan kepada dunia bahwa kami serius masuk ke olahraga ini. Tinggal menunggu siapa atlet berikutnya yang akan bergabung dengan kami," katanya.
Dalam setahun terakhir, legenda sepak bola Prancis Thierry Henry juga beberapa kali terlihat mengenakan produk On dalam unggahan di media sosialnya, memicu spekulasi mengenai kemungkinan kerja sama antara keduanya.
Di sisi produksi, On juga memperluas penggunaan teknologi LightSpray. Awalnya teknologi tersebut hanya digunakan untuk sepatu maraton kelas premium, namun kini perusahaan berencana menerapkannya pada produk yang menyasar pasar yang lebih luas.
Untuk mendukung ekspansi tersebut, On berencana membangun pabrik baru di Vietnam yang ditargetkan mulai beroperasi tahun ini. Perusahaan juga tengah menjajaki pembangunan fasilitas produksi di Amerika Serikat dan Eropa, setelah sebelumnya membuka pabrik di Korea Selatan pada awal tahun ini.
