Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Transaksi Penjual Tokopedia & Tiktok Shop Naik 5 Kali Lipat pada Ramadan 2026
Konferensi pers Ramadan Ekstra Seru 2026 di Jakarta, Rabu Malam (4/3)/Dok Fortune IDN
  • Kampanye Ramadan Ekstra Seru menonjolkan kategori fesyen muslim dan produk lokal.

  • Live shopping di TikTok ditonton lebih dari 3,4 juta kali.

  • Kampanye ini memperkuat kolaborasi kreator, komunitas, dan UMKM dalam ekosistem digital terintegrasi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE – Tokopedia dan TikTok Shop mengalami lonjakan transaksi pada awal Ramadan 2026. Dalam periode 19-25 Februari, sejumlah kategori utama seperti fesyen muslim serta makanan dan minuman dari merek lokal mampu tumbuh rata-rata lebih dari lima kali lipat melalui program "Ramadan Ekstra Seru 2026".

Pencapaian ini didorong oleh pergeseran perilaku belanja konsumen menuju platform berbasis konten. Data internal menunjukkan fitur live shopping telah ditonton lebih dari 3,4 juta kali pada awal Ramadan, yang secara langsung mengerek produk seperti gamis, mukena, kopi, hingga ponsel menjadi komoditas paling laris.

Communications Senior Lead Tokopedia & TikTok Shop Indonesia, Antonia Adega, menyatakan kekuatan penemuan (discovery) pada platform TikTok menjadi motor utama tren perdagangan saat ini.

“Kekuatan penemuan TikTok memengaruhi tren perdagangan di Tokopedia dan TikTok Shop. Pada awal Ramadan 2026, LIVE shopping ditonton lebih dari 3,4 juta kali, mendorong produk seperti gamis, mukena, kopi, ponsel, dan kemeja menjadi yang terlaris," jelas Antonia dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu malam (4/3).

Integrasi ekosistem digital ini tidak hanya menguntungkan platform, tetapi juga memberikan dampak makro. Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI menunjukkan perekonomian Indonesia pada kuartal I-2025 tumbuh 4,87 persen, dengan momentum Ramadan menjadi pilar penopang pertumbuhan tersebut.

Optimisme serupa juga terlihat dari sisi partisipasi komunitas. Edwin Lengkei, Communications Lead TikTok Indonesia, mengungkapkan bahwa pada 2025 terdapat lebih dari 21,9 juta unggahan video selama periode Ramadan, mencerminkan besarnya keterlibatan pengguna di Indonesia.

“Kekuatan penemuan dan dukungan komunitas di TikTok membantu pelaku usaha, termasuk UMKM, lebih mudah ditemukan calon pembeli di era discovery e-commerce. Semangat berbagi inilah yang ingin kami gaungkan melalui kampanye Ramadan Ekstra Seru,” kata Edwin.

Keberhasilan ekosistem ini tervalidasi oleh performa Gwenza, merek fesyen muslim asal Bandung. Merek lokal ini melaporkan lonjakan transaksi hingga tujuh kali lipat dibandingkan periode normal melalui strategi siaran langsung yang intensif.

"Kami meluncurkan koleksi terbaru lewat live streaming 13 jam secara konsisten, dengan konten menarik bersama artis dan affiliate," ujar Founder Gwenza, Deby Lianti.

Kisah Gwenza yang turut dihadirkan melalui Perpustakaan Studi Kasus Tokopedia dan TikTok Shop menunjukkan bahwa merek lokal yang mampu mengakselerasi pertumbuhan di peak season seperti Ramadan umumnya menyinergikan strategi 'tiga pilar, produk–konten–alat Pemasaran, secara tepat.

Editorial Team