Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

VietJet Teken Kerja Sama Strategis Dengan Perusahaan AS US$6,3 M

VietJet Teken Kerja Sama Strategis Dengan Perusahaan AS US$6,3 M
ilustrasi VietJet Air (simpleflying.com)
Intinya Sih
5W1H
  • VietJet menandatangani kerja sama strategis dengan perusahaan dan lembaga keuangan Amerika Serikat senilai total sekitar US$6,3 miliar untuk memperkuat operasional dan pembiayaan armadanya.
  • Kesepakatan utama mencakup kontrak jangka panjang dengan Pratt and Whitney senilai US$5,4 miliar untuk penggunaan serta perawatan mesin GTF pada 44 pesawat A321NEO dan A321XLR.
  • Selain itu, VietJet bekerja sama dengan Griffin Global Asset Management untuk pembiayaan enam unit Boeing 737-8 senilai US$965 juta guna memperkuat struktur modal dan ekspansi globalnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE - Maskapai penerbangan Vietnam, VietJet menyepakati sejumlah perjanjian dengan korporasi dan institusi keuangan Amerika Serikat dengan total nilai mencapai kUS$6,3 miliar.

Kesepakatan pertama mencakup kerja sama Vietjet dan Pratt and Whitney, perusahaan manufaktur mesin pesawat asal Amerika Serikat yang merupakan bagian dari RTX.

Keduanya menyepakati kontrak jangka panjang untuk penggunaan mesin Pratt and Whitney GTF serta layanan perawatan menyeluruh bagi 44 unit pesawat A321NEO dan A321XLR, dengan nilai kontrak US$5,4 miliar.

Managing Director Vietjet, Nguyen Thanh Son mengatakan perjanjian perawatan tersebut diharapkan dapat mendorong efisiensi dan menekan biaya operasional. "Langkah ini mendukung strategi pengembangan berkelanjutan dan transisi hijau Vietjet dalam proses modernisasi armada, serta mengurangi emisi," katanya melalui siaran pers, Jumat (20/2).

Vietjet juga menandatangani perjanjian pembiayaan pesawat dengan Griffin Global Asset Management untuk enam unit Boeing 737-8 dengan nilai sekitar US$965 juta berdasarkan harga katalog. Kerja sama ini merupakan strategi diversifikasi sumber pendanaan internasional sekaligus memperkuat struktur permodalan perusahaan agar selaras dengan standar global.

Menurut Nguyen, kesepakatan dengan AS mencerminkan upaya perseroan memperluas kemitraan internasional, sehingga mendukung pertumbuhan jangka panjang industri penerbangan Vietnam maupun global.

"Dengan armada aktif sebanyak 135 pesawat dan hampir 600 pesawat tambahan dalam daftar pemesanan, Vietjet terus memperkuat posisinya sebagai grup penerbangan yang dinamis dan terintegrasi secara global," ujarnya.

Sementara bagi pasar Indonesia, kesepakatan ini mendorong penguatan kapasitas armada melalui teknologi mesin terbaru. Saat ini Vietjet melayani penerbangan langsung yang menghubungkan Jakarta dan Bali dengan Hanoi serta Ho Chi Minh City.

"Seiring meningkatnya pertukaran wisata dan bisnis antara kedua negara, armada yang modern dan hemat bahan bakar menjadi faktor kunci untuk menjaga stabilitas layanan dan daya saing di pasar regional," pungkasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .
Follow Us

Latest in Business

See More