Untuk mendukung aksi korporasi, VISI menyiapkan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement dengan menerbitkan 307,5 juta saham baru. Manajemen VISI menyatakan dana PMTHMETD akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengembangan bisnis, termasuk penyertaan saham di sektor kesehatan.
“Seluruh dana yang diterima Perseroan dari pelaksanaan PMTHMETD, akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan guna mendukung kegiatatan serta pengembangan bisnis Perseroan, yang salah satunya dalam bentuk penyertaan saham dalam perusahaan yang bergerak di bidang usaha sektor kesehatan (healthcare),” tulis manajemen VISI, dikutip Rabu (26/8).
Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Independen yang dijadwalkan pada 30 September 2026.
Rencana akuisisi HMBC tersebut berlangsung setelah PT Harmoni Semesta Investama menjadi pemegang saham VISI pada 9 Juni 2026. Perusahaan tersebut dimiliki Nagita Slavina sebesar 51 persen dan Raffi Ahmad 49 persen. Nagita sebagai pemegang manfaat akhir (ultimate beneficial owner).
Berapa nilai akuisisi Hasna Medika oleh VISI? | Nilai rencana pengambilalihan HMBC mencapai Rp286 miliar. |
Berapa saham Hasna Medika yang akan dimiliki VISI? | VISI akan menguasai 72,91 persen saham HMBC setelah transaksi efektif. |
Kapan akuisisi Hasna Medika ditargetkan selesai? | Transaksi ditargetkan selesai pada kuartal IV 2026 atau paling lambat 23 Oktober 2026. |
Apa rencana bisnis VISI setelah akuisisi? | VISI berencana berubah menjadi perusahaan holding dengan operasional melalui anak usaha. |