Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO (dok. BNI)
  • BNI mengoperasikan LSP berlisensi BNSP untuk menyelenggarakan sertifikasi kompetensi kerja yang profesional, objektif, independen, dan akuntabel.
  • Pada tahap awal, LSP BNI menawarkan tujuh skema sertifikasi, dari general banking hingga audit internal, dengan rencana perluasan ke digital banking, AI, risiko, dan TI.
  • BNI Corporate University meraih ISO 21001:2018 serta Letter of Compliance ISO 30422:2022, memperkuat tata kelola pembelajaran dan pengembangan talenta berstandar internasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BNI memperkuat tata kelola pengembangan SDM melalui LSP BNI berlisensi BNSP serta sertifikasi ISO 21001:2018 dan Letter of Compliance ISO 30422:2022 untuk BNI Corporate University.
  • Who?
    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, LSP BNI, BNI Corporate University, BNSP, Ketua BNSP Syamsi Hari, dan Direktur Human Capital & Compliance BNI Munadi Herlambang terlibat dalam pengukuhan.
  • Where?
    Seremoni pengukuhan berlangsung di Grha BNI, Jakarta.
  • When?
    Pengukuhan dilaksanakan pada 6 Agustus 2026. LSP BNI memperoleh lisensi pada 19 Juni 2026, sedangkan sertifikat ISO diperoleh pada 15 Mei dan 4 Agustus 2026.
  • Why?
    BNI menargetkan pengembangan kompetensi pegawai yang terukur dan relevan dengan kebutuhan industri perbankan, sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan dan transformasi bisnis.
  • How?
    LSP BNI memulai tujuh skema sertifikasi, termasuk general banking dan internal audit. BNI juga menerapkan standar pembelajaran internasional serta berencana memperluas sertifikasi ke digital banking, AI, risiko, dan TI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat tata kelola pengembangan sumber daya manusia melalui pengoperasian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BNI berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi serta penerapan standar internasional di BNI Corporate University.

Penguatan tersebut ditandai dengan diperolehnya Sertifikat Lisensi LSP BNI dari BNSP, Sertifikat ISO 21001:2018, serta Letter of Compliance ISO 30422:2022 oleh BNI Corporate University.

Ketiga pencapaian tersebut dikukuhkan dalam seremoni di Grha BNI, Jakarta, pada 6 Agustus 2026. Ketua BNSP Syamsi Hari menyerahkan Sertifikat Lisensi LSP BNI kepada Direktur Human Capital & Compliance BNI Munadi Herlambang.

LSP BNI sendiri memperoleh lisensi dari BNSP pada 19 Juni 2026. Dengan lisensi tersebut, LSP BNI dapat menyelenggarakan sertifikasi kompetensi kerja secara profesional, objektif, independen, dan akuntabel sesuai standar kompetensi yang berlaku.

Pada tahap awal, LSP BNI menyediakan tujuh skema sertifikasi yang mencakup bidang strategis, mulai dari general banking hingga internal audit. Cakupan sertifikasi selanjutnya akan diperluas mengikuti perkembangan industri, termasuk pada bidang digital banking, artificial intelligence, manajemen risiko, dan teknologi informasi.

Direktur Human Capital & Compliance BNI Munadi Herlambang mengatakan, keberadaan LSP menjadi bagian penting dalam memastikan pengembangan kompetensi pegawai dilakukan secara terukur dan relevan dengan kebutuhan industri perbankan.

"LSP BNI menjadi fondasi penting dalam membangun SDM yang kompeten sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan. Sertifikasi kompetensi memastikan setiap insan BNI memiliki standar profesionalisme yang mampu mendukung transformasi bisnis perusahaan," ujar Munadi dalam keterangan tertulis.

BNI akan terus meningkatkan mutu dan kapabilitas LSP

BNI Borong Dua Penghargaan ARA 2024, Komitmen Tata Kelola Kian Kuat (dok. BNI)

Selain memperkuat sertifikasi kompetensi, BNI Corporate University memperoleh Sertifikat ISO 21001:2018 pada 15 Mei 2026 dan Letter of Compliance ISO 30422:2022 pada 4 Agustus 2026.

Pengakuan tersebut menegaskan penerapan tata kelola pembelajaran dan pengembangan talenta yang semakin sistematis, berorientasi pada kebutuhan peserta didik, serta mengacu pada praktik terbaik internasional.

Menurut Munadi, BNI akan terus meningkatkan mutu dan kapabilitas LSP agar tidak hanya mendukung kebutuhan internal, tetapi juga dapat menjadi salah satu referensi dalam pengembangan sumber daya manusia di industri perbankan nasional.

Penguatan ekosistem pembelajaran dan sertifikasi tersebut sejalan dengan arah transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia yang menempatkan people development, corporate culture, inovasi, dan penciptaan nilai sebagai bagian penting dalam membangun perusahaan negara yang semakin sehat, kompetitif, dan berdaya saing global.

Melalui penguatan sistem pembelajaran, sertifikasi kompetensi, serta penerapan standar internasional, BNI berupaya memastikan pengembangan talenta berjalan semakin terukur, relevan dengan kebutuhan industri, dan mampu mendukung transformasi bisnis serta penciptaan nilai jangka panjang. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article