Jakarta, FORTUNE – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyetujui pembagian dividen tunai senilai Rp13,03 triliun untuk Tahun Buku 2025. Dividen tersebut setara 65 persen dari laba bersih konsolidasi yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp20,04 triliun.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengatakan keputusan tersebut mencerminkan komitmen perusahaannya untuk tetap memberikan nilai optimal kepada pemegang saham.
“Ini merupakan bagian dari upaya menjaga kinerja berkelanjutan serta memperkuat fondasi permodalan perseroan ke depan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (10/3).
Pemegang saham juga menyetujui alokasi 35 persen dari laba bersih atau sekitar Rp7,01 triliun sebagai saldo laba ditahan. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis serta memperkuat kapasitas permodalan BNI di tengah dinamika industri perbankan.
