Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BTN Buka Opsi Terbitkan Obligasi Subordinasi & Senior Debt
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyelenggarakan Public Expose Live 2026. (Dok/Screenhot).
  • BTN telah menerbitkan obligasi subordinasi senilai Rp2 triliun pada akhir 2025 dari plafon PUB Rp5 triliun.
  • BTN belum memastikan penerbitan subordinasi berikutnya karena menyesuaikan kebutuhan permodalan dan posisi CAR masih sesuai target.
  • BTN berencana kembali ke pasar sekuritisasi pada akhir 2026 melalui obligasi senior sekitar Rp300–400 miliar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rencana penerbitan BTN mana yang paling ingin kamu pantau?
Vote Now
akhir 2025

BTN menerbitkan obligasi subordinasi senilai Rp2 triliun sebagai bagian dari PUB obligasi subordinasi berplafon Rp5 triliun.

Kamis (10/9)

Venda Yuniarti menyatakan BTN masih menunggu perkembangan dan kebutuhan sebelum mengeksekusi penerbitan subordinasi berikutnya.

akhir 2026

BTN berencana kembali masuk ke pasar sekuritisasi melalui penerbitan senior debt atau obligasi senior sekitar Rp300–400 miliar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rencana penerbitan BTN mana yang paling ingin kamu pantau?
Vote Now
  • What?
    BTN menerbitkan obligasi subordinasi Rp2 triliun dan merencanakan obligasi senior melalui pasar sekuritisasi.
  • Who?
    PT Bank Tabungan Negara Tbk, Venda Yuniarti, dan Nixon L.P. Napitupulu.
  • Where?
    Jakarta, dalam Public Expose Live 2026.
  • When?
    Obligasi subordinasi diterbitkan pada akhir 2025, sedangkan obligasi senior direncanakan pada akhir 2026.
  • Why?
    Penerbitan subordinasi disesuaikan dengan kebutuhan permodalan, sementara sekuritisasi dilakukan untuk menjaga aktivitas pasar sekuritisasi.
  • How?
    BTN menggunakan plafon PUB subordinasi Rp5 triliun dan merencanakan senior debt sekitar Rp300–400 miliar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rencana penerbitan BTN mana yang paling ingin kamu pantau?
Vote Now

BTN sudah mengeluarkan surat pinjaman bernama obligasi subordinasi senilai Rp2 triliun pada akhir 2025. Kak Venda bilang BTN masih punya tempat sampai Rp5 triliun, tetapi belum mau langsung menambahnya karena modalnya masih sesuai target. BTN juga ingin membuat obligasi senior kecil pada akhir 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rencana penerbitan BTN mana yang paling ingin kamu pantau?
Vote Now

Rencana BTN menunjukkan adanya ruang pendanaan yang tetap tersedia tanpa harus langsung digunakan ketika rasio kecukupan modal masih sesuai target. Perseroan juga menjaga aktivitas pasar sekuritisasi melalui penerbitan senior debt dengan nilai yang tidak besar. Pendekatan ini mencerminkan penyesuaian penerbitan terhadap kebutuhan dan kondisi pasar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rencana penerbitan BTN mana yang paling ingin kamu pantau?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengungkapkan strategi untuk memperkuat permodalan, salah satunya dengan menerbitkan obligasi subordinasi.

Direktur Treasury & International Banking BTN, Venda Yuniarti, menjelaskan pada akhir 2025 perseroan telah menerbitkan obligasi subordinasi senilai Rp2 triliun. Penerbitan tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) obligasi subordinasi dengan total plafon Rp5 triliun.

Dengan demikian, masih terdapat ruang sebesar Rp3 trilun apabila BTN ingin menerbitkan obligasi subordinasi.

"Akhir tahun lalu kita sudah menerbitkan obligasi subordinasi Rp2 triliun dari platform yang kita punya PUB untuk subordinasi sebesar Rp5 triliun. Ini masih terlihat ada sisa Rp3 triliun," ujar Venda dalam Public Expose Live 2026, Kamis (10/9).

Kendati begitu, BTN belum memastikan waktu penerbitan karena akan menyesuaikannya dengan kebutuhan permodalan.

Menurutnya posisi Capital Adequacy Ratio (CAR) masih sesuai target, sehingga perseroan belum berencana langsung mengeksekusi sisa penerbitan tersebut.

"Nanti kita lihat perkembangannya, kalau memang membutuhkan, kami masih bisa eksekusi untuk subordinasinya. Jadi subordinasi saat ini kita masih wait and see," jelas dia.

Di sisi lain, BTN berencana kembali masuk ke pasar sekuritisasi pada akhir 2026 melalui penerbitan senior debt atau obligasi senior. Langkah tersebut dilakukan setelah perseroan tidak melakukan sekuritisasi selama sekitar dua hingga tiga tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama, BTN Nixon L.P. Napitupulu kembali menegaskan bahwa rencana sekuritisasi itu bukan terdorong oleh kebutuhan likuiditas melainkan hanya ingin kembali menjaga aktivitas pasar sekuritisasi yang sempat ditinggalkan selama sekitar tiga tahun serta kondisi pasar sekuritisasi yang dilihat cukup mendukung untuk kembali melakukan penerbitan. Oleh karenannya, BTN tidak menyiapkan nilai transakasi besar.

"Size-nya sekitar Rp300–400 miliar, jadi tidak akan besar, tapi kita tetap menjaga supaya marketnya tetap hidup," pungkas dia.

Pilih rencana penerbitan BTN yang ingin kamu ikuti

Rencana penerbitan BTN mana yang paling ingin kamu pantau?

See More
Obligasi subordinasi
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Obligasi senior

Editorial Team

EditorEkarina .

Related Article