Jakarta, FORTUNE — Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan. Pada pembukaan perdagangan Senin (8/6), rupiah melemah ke level Rp18.132 per dolar AS atau turun 0,53 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Data Refinitiv menunjukkan pada pukul 09.07 WIB, atau tujuh menit setelah perdagangan dibuka, rupiah sudah di level Rp18.100 per dolar AS. Posisi tersebut mencerminkan depresiasi sekitar 0,50 persen terhadap dolar AS.
Dibandingkan mata uang negara lain di Asia, depresiasi rupiah tercatat paling besar. Peso Filipina melemah 0,20 persen, dolar Taiwan turun 0,13 persen, baht Thailand terkoreksi 0,08 persen, yen Jepang melemah 0,07 persen, dan ringgit Malaysia turun 0,04 persen.
