Transaksi QRIS Antarnegara Capai Rp1,52 Triliun, BI Terus Perluas Ekspansi

- Transaksi QRIS antarnegara mencapai Rp1,52 triliun pada triwulan II-2026, terdiri dari transaksi inbound Rp1,85 triliun dan outbound Rp330 miliar menurut Bank Indonesia.
- Bank Indonesia berencana memperluas konektivitas QRIS dengan India, Arab Saudi, dan Hong Kong sambil memastikan kesiapan regulasi, infrastruktur, serta koordinasi antarotoritas.
- Penerapan QRIS lintas negara mempermudah transaksi masyarakat, mendukung pariwisata dan UMKM, sementara pertumbuhan transaksi digital BI terus meningkat signifikan sepanjang 2026.
Jakarta, FORTUNE – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Filianingsih Hendarta, mengungkapkan transaksi QRIS antarnegara telah mencapai Rp1,52 triliun pada triwulan II-2026.
Peningkatan transaksi terjadi beriring dengan penggunaan transaksi masyarakat di luar negeri.
"Ini berasal dari nominal transaksi inbound sebesar Rp1,85 triliun dan outbound sekitar Rp 330 miliar," ujar Filianingsih dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu (22/7).
Ia menegaskan bank sentral akan terus memperluas ekspansi sistem pembayaran lintas negara dengan sejumlah negara lainnya. Sosok yang biasa disapa Fili ini menyatakan BI tengah menjajaki konektivitas QRIS dengan negara India, Arab Saudi, dan Hong Kong.
"Untuk implementasinya, kita harus memperhatikan kesiapan dari masing-masing negara. Tentunya kesiapan regulasi, infrastruktur, industri dan juga koordinasi otoritas," kata Fili.
Penerapan QRIS antarnegara ini turut mempermudah masyarakat dalam bertransaksi serta mendukung sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Saat ini QRIS sudah dapat digunakan di berbagai negara, meliputi Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, hingga Cina.
Di sisi lain, secara keseluruhan BI mencatat volume transaksi melalui internet dan aplikasi mobile masing-masing tumbuh 16,88 persen (YoY) dan 31,39 persen (YoY), termasuk transaksi QRIS yang terus tumbuh tinggi mencapai 100,12 persen (YoY) pada triwulan II-2026.
Kinerja QRIS yang positif tersebut didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant.




















