Comscore Tracker
FINANCE

Mengenal Kurs Tengah BI: Pengertian dan Fungsinya

Kurs tengah tak lagi dikeluarkan oleh BI.

Mengenal Kurs Tengah BI: Pengertian dan FungsinyaShutterstock/Mezario

by Hendra Friana

Jakarta, FORTUNE - Kurs tengah BI adalah salah satu istilah yang sering muncul dalam dunia usaha, terutama bisnis ekspor-impor. Ini merujuk pada referensi nilai mata uang rupiah terhadap US$ yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI). Pengertian kurs sendiri secara umum adalah nilai atau harga mata uang sebuah negara yang diukur menggunakan mata uang negara lain. 

Pada prinsipnya, kurs tengah adalah kurs di antara kurs jual dan kurs beli. Karena itu, sebelum memahami apa itu kurs tengah, perlu diketahui terlebih dahulu apa itu kurs jual dan kurs beli. 

Kurs jual merupakan kurs yang dipakai apabila bank menjual suatu mata uang asing. Dengan kata lain, bank berposisi sebagai penjual dan kamu sebagai pembeli.

Sebaliknya, kurs beli adalah kurs yang dipakai apabila posisi bank sebagai pembeli, dan Anda sebagai pemegang mata uang asing. Dalam hal ini bank sebagai pembeli dan kamu sebagai penjual.

Meski tak digunakan untuk kegiatan tukar menukar mata uang asing setiap hari, kurs tengah BI berperan penting dalam pelaporan keuangan. Salah satu fungsi kurs tengah BI adalah untuk mencatat sebuah nilai suatu konversi valuta asing (valas) di dalam laporan keuangan perusahaan asing setiap tanggal 31 Desember (tutup buku). 

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berubah setiap waktu. Ini artinya, nilai aset dalam laporan pembukuan perusahaan yang bernilai dolar AS di awal tahun akan berbeda saat di akhir tahun bila nilai akunnya dikonversikan ke rupiah.

Karena kurs tengah BI digunakan untuk pencatatan laporan keuangan perusahaan asing, maka kurs ini juga akan memengaruhi perhitungan pajak penghasilan perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia. Hal ini bisa terjadi karena kurs memengaruhi jumlah laba suatu perusahaan. 

JISDOR dan Kurs Transaksi

Pun demikian, kini BI sudah tak lagi mengeluarkan kurs tengah. Sebagai gantinya, BI menerbitkan kurs JISDOR serta kurs Transaksi BI.

JISDOR adalah sebuah harga spot US$/IDR. Harga spot tersebut dibuat berdasarkan dengan kurs transaksi US$/IDR terhadap mata uang rupiah antar bank pada pasar valas Indonesia. 

Adapun penentuan harganya dilakukan melalui sebuah sistem Monitoring transaksi Valuta Asing Terhadap Rupiah (SISMONTAVAR) di BI secara real time. 

JISDOR juga digunakan untuk memberikan sebuah referensi suatu harga pasar yang representatif untuk sebuah transaksi spot US$/IDR pasar valuta asing indonesia.

Dengan begitu, JISDOR yang saat ini adalah referensi untuk perdagangan melalui mata uang asing dan pencatatan nilai tukar pada mata uang dalam sebuah laporan keuangan.

Adapun Kurs Transaksi BI disajikan dalam bentuk kurs jual dan kurs beli valas terhadap rupiah. Ini digunakan sebagai referensi transaksi BI dengan pihak ketiga, seperti pemerintah.

Titik tengah Kurs Transaksi BI US$/IDR mengacu pada kurs acuan (JISDOR) hari kerja sebelumnya (H-1). Kurs Transaksi BI diumumkan sekali setiap hari kerja pada pukul 08.00 WIB. Penyesuaian publikasi Kurs Transaksi BI terkait dengan implementasi penguatan JISDOR dipublikasikan secara efektif mulai Senin, 5 April 2021.

Related Articles