Jakarta, FORTUNE - Grup Maybank membukukan laba bersih sebesar RM8,23 miliar atau sekitar Rp27,9 triliun pada 31 Desember 2022 (FY22). Pencapaian ini didukung oleh kegiatan ekonomi regional yang membaik, kondisi ini telah mendorong peningkatan pendapatan operasional Grup serta menurunnya net impairment losses.
Pendapatan operasional bersih (net operating) tumbuh kuat menjadi RM27,62 miliar atau sekitar Rp93,8 trililiun yang didukung dengan pendapatan berbasis dana bersih (net fund based) naik 8,4 persen (yoy) menjadi RM20,69 miliar atau setara Rp70 triliun.
Group President dan CEO Maybank, Dato' Khairussaleh Ramli mengatakan, Maybank telah mencatat pertumbuhan top line yang mencerminkan kekuatan dan ketahanan. Kondisi tersebut ditambah dengan akses regional dengan beragam profil serta kebutuhan nasabah sebagai keunggulan kompetitif dan berfokus pada customer experience. Selain itu, marjin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM) juga meningkat 7 bps seiring dengan kenaikan suku bunga.
“Kami menerapkan strategi M25+ melalui serangkaian strategic program (SP) untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan dan membangun kapabilitas sumber daya manusia dan teknologi," kata Ramli melalui keterangan resmi yang dikutip di Jakarta, Rabu (1/3).
