- Menentukan harga beli perusahaan target dalam sebuah akuisisi.
- Membeli atau menjual saham perusahaan.
- Membantu menghitung perpajakan.
- Mengajukan pinjaman atau mengasuransikan aset.
Pengertian Valuasi Aset di Dunia Bisnis: Jenis dan Manfaat

Jakarta, FORTUNE - Valuasi aset (asset valuation) adalah proses menentukan nilai saat ini dari aset perusahaan, seperti saham, aset tetap dan aset tidak berwujud. Penilaian tersebut bermanfaat bagi pengambilan keputusan, seperti jual-beli saham perusahaan, akuisisi, dan asuransi aset.
Dengan penghitungan valuasi berbasis aset maka dapat diketahui kekayaan bersih sebuah perusahaan dengan menambahkan nilai sekarang dari asetnya dikurangi nilai liabilitasnya.
Valuasi aset yang akurat menjadi input penting dalam mengambil keputusan berikut ini.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai valuasi aset, berikut ini pembahasan yang dirangkum dari laman cerdasco.com.
Valuasi aset tetap
Untuk menilai aset tetap, ada berbagai alternatif metode yang dapat Anda gunakan.
- Metode biaya (cost method). Metode ini menentukan aset tetap berdasarkan pada harga pembelian aset tersebut.
- Metode nilai pasar (market value method). Dalam hal ini, nilai aset adalah berdasarkan pada harga pasar atau harga yang diproyeksikan ketika dijual di pasar terbuka.
- Metode berbasis nilai (value-based method). Metode ini menilai aset berdasarkan kapasitasnya untuk menghasilkan kas. Anda mengukurnya dengan menghitung net present value dari arus kas masa depan atau kas yang dihasilkan dengan menjual aset.
Adapun nilai ekonomis aset tetap mengalami penurunan nilai seiring waktu karena faktor seperti keausan.
Faktor ini mengharuskan pengukuran untuk menyesuaikan dengan penurunan nilai aset tersebut (depresiasi) dari waktu ke waktu.
Bagaimana menyajikan valuasi aset dalam laporan keuangan? Perusahaan menyajikannya sebagai nilai bersih, yakni nilai aset tetap dikurangi dengan akumulasi penyusutan. Ada berbagai metode perhitungan penyusutan, di antaranya metode garis lurus dan metode saldo menurun.
Valuasi aset tidak berwujud
Aset tidak berwujud memiliki substansi nonfisik, berbeda dengan aset tetap sehingga lebih sulit untuk dikuantifikasi. Meskipun demikian, aset tak berwujud adalah salah satu sumber keunggulan kompetitif perusahaan.
Ada beberapa pendekatan yang bisa diterapkan untuk menilai aset tidak berwujud, sebagai berikut.
- Pendekatan pasar: berdasarkan bukti pasar tentang apa yang telah dibayarkan pihak ketiga untuk aset tidak berwujud yang sebanding.
- Pendekatan pendapatan: mengasumsikan bahwa nilai suatu aset adalah nilai sekarang dari pendapatan masa depan dari aset tersebut.
- Pendekatan biaya: berdasarkan pada perkiraan biaya membangun atau memperoleh aset tidak berwujud baru yang kurang lebih sama dengan yang sudah ada.
Valuasi saham
Ada banyak metode untuk menentukan nilai (harga) saham perusahaan. Metode yang sering digunakan, di antaranya discounted dividend models, discounted free cash flow models, dan comparable valuation.
1. Discounted dividend model merupakan cara menghitung harga saham dengan mendiskontokan dividen masa depan ke nilai sekarang.
2. Discounted cash flow model memungkinkan Anda memvaluasi harga saham dari nilai sekarang dari proyeksi arus kas bebas masa depan.
Sebagai langkah awal, metode ini mengharuskan Anda harus membuat proyeksi arus kas bebas dalam beberapa tahun ke depan kemudian mendiskontokannya menggunakan biaya rata-rata modal tertimbang (weighted average cost of capital).
3. Comparable valuation merupakan metode menentukan harga saham menggunakan rasio valuasi dari beberapa perusahaan peers. Di antara rasio yang sering digunakan adalah price-to-earnings ratio (P/E ratio), price-to-book ratio (P/BV ratio) atau price-to-cash flow ratio.
Demikian penjelasan mengenai valuasi aset di dunia bisnis, jenis, dan manfaatnya. Dengan menghitung valuasi aset akan memudahkan dalam pengambilan keputusan perusahaan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda.


















