Jakarta, FORTUNE - Pemerintah menargetkan posisi kredit UMKM perbankan tembus Rp2.000 triliun pada 2024. Hal tersebut guna mendukung bisnis UMKM selama pandemi Covid-19.
Hal tersebut diutarakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, saat menghadiri webinar OJK Dorong Perbankan Selamatkan UMKM dan Sektor Informal beberapa hari lalu.
Airlangga juga menjelaskan bahwa pemerintah telah menargetkan kewajiban kredit UMKM di perbankan minimal 30 persen dari total penyaluran kredit pada 2024. Hingga Mei 2021, porsi kredit UMKM di perbankan masih sekitar 18,59 persen.
"Untuk mencapai target itu, tambahan kredit sebesar Rp980 triliun dengan posisi kredit UMKM di 2024 diharapkan bisa mencapai Rp2.000 triliun," ujar Airlangga.
