Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Pertamina Kantongi Laba Bersih Rp55,20 triliun Sepanjang 2025

Pertamina Kantongi Laba Bersih Rp55,20 triliun Sepanjang 2025
Naming rights atau hak penamaan PT Pertamina pada sirkuit Mandalika yang diresmikan pada 21 November tahun 2024 lalu. (dok. Pertamina)
Intinya Sih
  • Pertamina mencatat pendapatan Rp1.167,99 triliun dan laba bersih Rp55,20 triliun sepanjang 2025 dengan produksi migas di atas 1 juta BOEPD serta Yield Valuable Product mencapai 83,7 persen.
  • Sektor hilir memasok 70 persen kebutuhan BBM nasional, bisnis gas tumbuh 4 persen, dan logistik maritim mengangkut 172 juta KL kargo domestik maupun internasional.
  • Pertamina berkontribusi Rp360,76 triliun kepada negara, investasi Rp97,20 triliun di dalam negeri, serta menurunkan emisi karbon sebesar 2,27 juta ton CO₂e melalui program dekarbonisasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, FORTUNE - PT Pertamina (Persero) mengantongi pendapatan US$70,89 miliar atau setara Rp1.167,99 triliun sepanjang 2025. Sejalan dengan itu, EBITDA yang dihasilkan sebesar US$11,43 miliar atau setara Rp188,33 triliun dengan laba bersih sebesar US$3,35 miliar atau setara Rp55,20 triliun.

Dari sisi kinerja operasional, sektor hulu mencatatkan kinerja yang solid. Produksi migas perusahaan pelat merah ini terjaga di atas 1 juta barel minyak per hari (BOEPD). Sementara sektor pengolahan mencatat Yield Valuable Product sebesar 83,7 persen. Sepanjang 2025, kilang Pertamina juga mengolah volume intake mencapai 333 juta barel.

Sedangkan dari sektor hilir, kilang Pertamina memasok 70 persen kebutuhan BBM nasional untuk mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian Indonesia.

Pada bisnis gas, perseroan mencatatkan volume transmisi gas 587 BSCF atau tumbuh 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, serta volume niaga gas terjaga di 305 juta MMBTU.

Di bidang logistik maritim, volume kargo domestik dan internasional yang diangkut mencapai 172 juta KL. Pertamina juga terus memperkuat transisi energi melalui pengembangan energi baru dan terbarukan. Sepanjang 2025, produksi listrik mencapai 8.711 GWh atau meningkat 3 persen dari tahun sebelumnya.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan bahwa kinerja yang dicapai perseroan pada tahun buku 2025 ini menunjukkan fundamental bisnis yang kuat sekaligus keberhasilan strategi perusahaan dalam menjaga kinerja di seluruh lini bisnis energi.

"Bukan sekadar mencerminkan kinerja korporasi, capaian ini juga mencerminkan tanggung jawab yang semakin besar untuk memastikan energi tetap tersedia dan andal bagi masyarakat, industri, serta berbagai sektor strategis yang menjadi penggerak perekonomian nasional," ujar Simon.

Seiring capaian tersebut, Pertamina berkontribusi kepada negara sebesar Rp360,76 triliun melalui pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan dividen.

Perusahaan juga merealisasikan investasi di dalam negeri sekitar US$5,9 miliar atau setara Rp97,20 triliun serta mencatat Penyerapan Belanja Produk Dalam Negeri (PDN) sebesar Rp531,5 triliun.

Dari sisi keberlanjutan, Pertamina menjalankan berbagai program dekarbonisasi di seluruh lini bisnis. Hasilnya perseroan menurunkan emisi karbon sebesar 2,27 juta ton CO₂e.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ekarina .
EditorEkarina .

Related Articles

See More