FINANCE

Harga Rumah di bawah Rp2 Miliar Alami Tren Kenaikan Sejak Pandemi

Index harga rumah naik 8,7%.

Harga Rumah di bawah Rp2 Miliar Alami Tren Kenaikan Sejak Pandemiilustrasi membeli rumah KPR (pexels.com/RDNE Stock project)

by Suheriadi

16 November 2023

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta,FORTUNE- Lembaga riset milik PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Housing Finance Center (HFC) melaporkan, harga rumah secara nasional mengalami kenaikan tertinggi sejak pandemi atau pada kuartal III-2022. Bahkan, rumah di bawah Rp2 miliar menjadi penyumbang terbesar kenaikan akibat laris diburu masyarakat. 

Direktur Consumer Bank BTN Hirwandi Gafar mengatakan kenaikan harga rumah tersebut menjadi merefleksikan peningkatan permintaan rumah di masyarakat. 

“Kami menilai kondisi ini akan bertahan hingga akhir tahun sejalan dengan insentif PPN DPT dari Pemerintah untuk rumah di bawah Rp2 miliar. Kondisi ini akan menjadi momentum pertumbuhan positif bagi Bank BTN,” kata Hirwandi melalui keterangan tertulis yang dikutip di Jakarta, Kamis (16/11). 

Index harga rumah naik 8,7% 

rumah model tropisilustrasi rumah model tropis (architizer.com/Joe Fletcher Photography)

Riset HFC menunjukkan, indeks harga rumah (House Price Index/HPI) untuk kuartal III-2023 mencapai 211,9 atau mengalami pertumbuhan tertinggi setelah pandemi sebesar 8,7 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). 

Kenaikan didorong oleh rumah dengan ukuran besar atau Tipe 70 dengan harga berkisar Rp500 juta hingga Rp1 miliar yang mencatatkan kenaikan sebesar 12 persen (yoy) pada kuartal III-2023. 

Riset ini juga menyebutkan kenaikan harga rumah tersebut juga disumbang oleh rumah ukuran kecil atau tipe 36 dengan harga di bawah Rp350 juta. HFC mencatat harga rumah tipe 36 tumbuh 8,4 persen (yoy).

Jawa Barat dominasi pengajuan KPR Rumah di bawah Rp2 miliar

Ilustrasi Akad KPR/ Dok. BTN