BSN Bidik Penyaluran 73.700 Unit KPR Subsidi Sepanjang 2026

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Syariah Nasional (BSN) mendukung program KPR Subsidi dengan membidik penyaluran pembiayaan sebanyak 73.700 unit sepanjang 2026, atau setara dengan sekitar 23 persen pangsa pasar. Di segmen KPR Non Subsidi, BSN juga menawarkan margin kompetitif mulai 2,65 persen bagi pengembang terpilih.
Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, menyampaikan bahwa perseroan menghadirkan berbagai inisiatif untuk memperkuat daya tarik pembiayaan perumahan. Salah satu inisiatif dengan meluncurkan program KPR Ikhtiar Haji, yaitu program KPR BSN dengan benefit porsi Haji atau paket Umroh yang dirancang untuk meningkatkan daya tarik dan akselerasi penjualan proyek perumahan Developer dan KPR Golden Deal.
"Ini memberi kesempatan kepada Nasabah para Top 10 Developer Realisasi Tertinggi atau Terpilih untuk mendapatkan e-voucher emas,” kata Alex dalam acara BSN Developer Gathering 2026, mengutip keterangan resmi pada Kamis (5/2).
Alex menambahkan, perusahaan juga memantapkan fokus pada pembiayaan perumahan, yang selama ini menjadi lini bisnis utama.
“Selama 20 tahun beroperasi, BSN (Dulu merupakan Unit Usaha Syariah BTN) telah menyalurkan pembiayaan kepada sekitar 450.000 nasabah melalui pembiayaan konsumer maupun pembiayaan komersial,” ujar Alex.
Menurutnya, kinerja positif BSN berlanjut sepanjang 2025 dengan pertumbuhan aset sekitar 20,51 persen dan pertumbuhan pembiayaan sekitar 25,02 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Capaian ini merupakan hasil kolaborasi yang solid antara BSN dan seluruh mitra strategis terutama para developer,” tutur Alex.
Sebagai bagian dari peningkatan layanan, hingga akhir 2025 BSN telah mengoperasikan 118 outlet perbankan yang terdiri dari 36 Kantor Cabang dan 82 Kantor Cabang Pembantu, serta didukung 589 Kantor Layanan Syariah.
“Seluruh jaringan ini kami siapkan untuk mendukung kebutuhan pembiayaan dan layanan perbankan untuk para nasabah dan developer sebagai mitra kami,” ujarnya.
Memasuki 2026, BSN juga menargetkan penguatan ekosistem pembiayaan perumahan syariah secara menyeluruh, mulai dari pembiayaan lahan, konstruksi, hingga kepemilikan rumah. Langkah ini sejalan dengan peran perseroan dalam mendukung program strategis pemerintah, termasuk Program Tiga Juta Rumah yang menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Sepanjang tahun ini kami memiliki beberapa program unggulan yang bisa dimanfaatkan para nasabah maupun kalangan developer sebagai mitra kami diantaranya, BSN Yasa Griya, BSN Modal Kerja Back to Back dan BSN IMBT (Ijarah Muntahiya Bittamlik) untuk pembiayaan komersil,” kata Alex.
Direktur Consumer Banking BSN, Mochamad Yut Penta, mengungkapkan bahwa Program BSN Cicil Emas menjadi salah satu produk yang banyak diminati, dengan margin mulai 9,00 persen dan tenor hingga lima tahun. Selain itu, BSN juga menyediakan program KPR bundling emas (BSN Home & Gold) dengan skema uang muka yang berbeda dari ketentuan reguler.
“Kami juga menawarkan program BSN Bonus Emas yang didukung melalui kerja sama dengan developer berupa gimmick pembiayaan emas, di mana nasabah yang membayar angsuran KPR secara lancar selama 1 tahun berhak memperoleh emas dengan cicilan yang difasilitasi oleh developer,” ujar Penta.
Untuk memudahkan akses layanan, BSN menyiapkan Super App Bale Syariah by BSN. Aplikasi perbankan digital syariah ini memudahkan nasabah bertransaksi secara aman, cepat, dan sesuai prinsip syariah.
"Aplikasi ini mudah diunduh melalui smartphone, memiliki proses registrasi yang praktis, serta memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi dengan mudah dan efisien kapan saja dan di mana saja,” katanya.


















