Jakarta, FORTUNE - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan entitas anak mencatatkan laba bersih senilai Rp8,1 triliun pada kuartal I 2022, tumbuh 14,6 persen secara tahunan (YoY).
Peningkatan laba bersih di kuartal I 2022 didukung oleh pertumbuhan bisnis, antara lain peningkatan aktivitas kredit, transaksi, dan CASA.
"Sejak awal pandemi, KPR mencatatkan pertumbuhan tertinggi, sementara KKB tumbuh positif untuk pertama kalinya," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja melalui konfrensi video di Jakarta, Kamis (21/4).
BCA membukukan pertumbuhan positif pada pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) selama tiga bulan pertama tahun 2022, yakni naik 2,5 persen YoY menjadi Rp14,5 triliun. Sedangkan pendapatan selain bunga tumbuh 19,5 persen (YoY) menjadi Rp5,9 triliun di periode yang sama, ditopang kenaikan pendapatan fee dan komisi sebesar 15,8 persen (YoY). Secara total, pendapatan operasional tercatat sebesar Rp20,4 triliun atau naik 6,9 persen (YoY).
