Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tiong Bahru Bakery Ekspansi ke RI, Bidik Pasar Artisan Bakery Premium
Dok. Istimewa
  • Tiong Bahru Bakery asal Singapura akan membuka gerai pertama di Indonesia pada 5 Agustus 2026 di Summarecon Mall Kelapa Gading 3, Jakarta.
  • Ekspansi ini menargetkan pasar artisan bakery premium Indonesia, yang bernilai sekitar US$5,1 miliar pada 2024 dan masih terbuka bagi pemain baru.
  • Gerai menggabungkan bakery artisan dengan ruang komunitas, didukung kolaborasi kreator lokal, komunitas kuliner, serta menu musiman sesuai preferensi konsumen setempat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE – Indonesia kembali menjadi tujuan ekspansi merek makanan dan minuman (F&B) regional. Kali ini, Tiong Bahru Bakery, jaringan artisan bakery asal Singapura, memilih Jakarta sebagai pintu masuk pertamanya ke pasar Indonesia, mencerminkan masih besarnya peluang bisnis di segmen bakery premium yang ditopang pertumbuhan kelas menengah dan gaya hidup masyarakat perkotaan.

Prospek pasar tersebut juga tercermin dari riset Euromonitor International yang memperkirakan nilai industri bakery Indonesia mencapai sekitar US$5,1 miliar pada 2024, menjadikannya pasar bakery terbesar keenam di Asia Pasifik. Permintaan masih didominasi rumah tangga dengan kontribusi sekitar 81,7 persen dari total konsumsi, sementara struktur industrinya tergolong terfragmentasi sehingga masih memberi ruang bagi pemain baru.

Di tingkat regional, Mordor Intelligence memperkirakan Indonesia menguasai sekitar 27,6 persen pasar produk bakery Asia Tenggara pada 2025. Segmen specialty store dan artisan bakery menjadi kanal penjualan terbesar, didorong meningkatnya konsumsi produk bakery premium di kawasan urban.

Tiong Bahru Bakery akan membuka gerai perdananya di Indonesia pada 5 Agustus 2026 di Lobby Utama Summarecon Mall Kelapa Gading 3. Merek yang berdiri di Singapura pada 2012 tersebut dikenal melalui produk artisan seperti croissant dan sourdough. Jakarta khususnya wilayah Kelapa Gading dipilih karena dinilai memiliki komunitas yang kuat serta destinasi bagi banyak keluarga dan pecinta kuliner.

"Kami berharap Tiong Bahru Bakery dapat menjadi bagian dari keseharian masyarakat Jakarta, bukan hanya sebagai tempat menikmati bakery berkualitas, tetapi juga sebagai ruang yang mempertemukan orang-orang dan menghadirkan pengalaman yang selalu ingin membuat mereka kembali," ujar Direktur Tiong Bahru Bakery Indonesia Elvin Rahardja, dalam keterangan resmi, Rabu (29/7).

Perusahaan mengusung konsep bakery yang dipadukan dengan ruang komunitas. Selain menyajikan produk artisan bakery, gerai juga dirancang sebagai tempat berkumpul, bekerja, maupun bersantai, mengikuti konsep yang telah diterapkan di jaringan gerainya di Singapura.

Untuk memperkuat kehadirannya di Indonesia, Tiong Bahru Bakery juga menyiapkan sejumlah kolaborasi dengan seniman dan kreator lokal, menggandeng komunitas kuliner dan gaya hidup di kawasan Kelapa Gading, serta mengembangkan menu musiman yang disesuaikan dengan preferensi konsumen setempat.

Ekspansi ini menambah daftar merek F&B regional yang melihat Indonesia sebagai pasar strategis. Selain besarnya populasi, pertumbuhan konsumen urban dan meningkatnya minat terhadap produk artisan serta pengalaman bersantap (dining experience) menjadi faktor yang mendorong masuknya pemain-pemain baru ke segmen bakery premium. Di sisi lain, pasar yang masih terfragmentasi membuka peluang bagi merek internasional untuk bersaing melalui diferensiasi produk, kualitas, dan pengalaman pelanggan

Curated For You

Editorial Team

Related Article