Cimory Tebar Dividen Rp,159 Triliun, Cek Tanggal Pembayarannya

- PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) membagikan dividen tunai Rp1,59 triliun atau 78,06% dari laba bersih tahun buku 2025 melalui keputusan RUPS di Bogor.
- CMRY mencatat kenaikan laba bersih 33,8% menjadi Rp2,03 triliun dan penjualan bersih tumbuh 18,82% mencapai Rp10,72 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.
- RUPS juga menyetujui remunerasi manajemen dengan batas kenaikan maksimal 5% serta mengangkat kembali jajaran Dewan Komisaris dan Direksi untuk periode 2026–2031.
Jakarta, FORTUNE - PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) menyetujui pembagian dividen tunai senilai Rp1,59 triliun atau setara 78,06 persen dari laba bersih untuk tahun buku 2025. Keputusan ini telah mendapat restu pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS) yang digelar perseroan. .
CMRY membukukan laba bersih pada 2025 sebesar 33,8 persen menjadi Rp2,03 triliun. Sementara itu, penjualan bersih tercatat tumbuh 18,82 persen menjadi Rp10,72 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Chief Financial Officer & Investor Relations, Bharat Shah Joshi mengatakan bahwa alokasi dividen itu sudah termasuk dividen interim Rp793,47 miliar yang dibayarkan pada 30 Oktober 2025.
"Dividen Final akan didistribusikan kepada para pemegang saham perseroan yang namanya dalam daftar pemegang saham perseroan pada 21 April 2026 dengan tanggal pembayaran dividen final 30 April 2026, sehingga setiap saham akan memperoleh dividen final sebesar Rp100," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (10/4).
Sementara itu, sisa laba bersih perseroan akan dialokasikan sebagai laba ditahan untuk pengembangan kegiatan usahanya.
RUPS CMRY juga menyetujui penetapan remunerasi berupa gaji, honorarium, serta tunjangan lainnya untuk tahun buku 2026 dengan besaran yang sama seperti tahun sebelumnya. Perseroan membuka ruang penyesuaian dengan batas kenaikan maksimal 5 persen, serta memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan alokasinya, namun tetap memerhatikan rekomendasi dari komite nominasi dan remunerasi.
Selain itu, rapat turut menyetujui pengangkatan kembali anggota Dewan Komisaris dan Direksi untuk masa jabatan periode 2026–2031, sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama : Bambang Sutantio
Komisaris : Wenzel Sutantio
Komisaris Independen : Alexander Steven Rusli
Direksi:
Direktur Utama : Farell Grandisuri
Direktur : Axel Sutantio
Direktur : Bharat Shah Joshi
Direktur : Martua Parningotan Sihaloho
Direktur : Arjoso Wisanto
Direktur : Pamungkas Bayu Triprasetyo

















