Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
FTSE Russell Tunda Rebalancing Saham RI hingga Desember 2026
FTSE Russell (lseg.com)
  • FTSE Russell menunda perubahan indeks saham Indonesia hingga review Desember 2026.

  • Pada review September 2026, FTSE tetap menjalankan pembaruan klasifikasi industri, penyesuaian jumlah saham, serta perubahan akibat aksi korporasi.

  • FTSE memantau reformasi transparansi kepemilikan saham. Emiten berstatus HSC akan dikeluarkan dari indeks pada 21 September 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNEFTSE Russell menunda rebalancing (perubahan indeks) saham Indonesia hingga review Desember 2026. Kebijakan ini berlaku untuk index review September 2026.

Perubahan yang ditunda mencakup perpindahan saham antara kategori large-cap, mid-cap, small-cap, dan micro-cap. FTSE juga menahan kenaikan free float, perubahan Weight Adjustment Factor (WAF) dari nol menjadi positif, serta penambahan saham baru, termasuk emiten yang baru IPO.

Selama penundaan, FTSE akan memantau reformasi pasar modal Indonesia, terutama kebijakan untuk meningkatkan transparansi data kepemilikan saham dan investor.

Penyesuaian indeks yang tetap berlaku pada September

Meski perubahan ditunda, FTSE Russell tetap akan menjalankan sejumlah penyesuaian dalam review September. Pembaruan akan mencakup perubahan klasifikasi industri berdasarkan Industry Classification Benchmark (ICB) dan penyesuaian jumlah saham secara kuartalan sesuai buffer 1 persen.

Penurunan free float juga tetap dapat diterapkan. Ketentuannya menggunakan buffer 3 persen untuk saham dengan free float di atas 15 persen dan buffer 1 persen untuk saham dengan free float antara 5 persen hingga 15 persen.

Selain itu, FTSE Russell tetap akan menghapus saham yang tidak lagi memenuhi kriteria indeks. Ini mencakup saham yang mengalami suspensi berkepanjangan, tidak memenuhi ketentuan likuiditas atau pengawasan, serta memiliki kapitalisasi pasar di bawah batas minimum.

Sementara itu, penyesuaian tertentu tetap dilakukan, termasuk akibat aksi korporasi seperti spin-off. FTSE juga tetap menerapkan penurunan saham ke kategori micro-cap, pembaruan batas bobot (capping), serta perubahan WAF dari positif menjadi nol.

FTSE menyoroti reformasi transparansi pasar Indonesia

FTSE Russell mencermati sejumlah langkah regulator untuk meningkatkan transparansi pasar modal Indonesia. Langkah tersebut mencakup publikasi data pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen, penerbitan daftar High Shareholding Concentration (HSC), serta peningkatan pelaporan klasifikasi investor.

FTSE telah mengevaluasi langkah tersebut dengan mempertimbangkan masukan dari pelaku pasar dan komite penasihat eksternal. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar FTSE dalam menentukan perubahan indeks saham Indonesia pada review September 2026.

“FTSE Russell telah meninjau perkembangan tersebut, termasuk berbagai inisiatif reformasi pasar yang lebih luas yang ditujukan untuk meningkatkan transparansi dan integritas data,” tulis FTSE Russell dalam pengumumannya, Selasa (18/8).

Saham HSC terancam keluar dari indeks FTSE

Saham dengan kepemilikan yang terlalu terkonsentrasi berisiko terdepak dari indeks FTSE. Ketentuan ini berlaku bagi saham yang mendapat peringatan High Shareholding Concentration (HSC) dari regulator.

Pada review September 2026, saham yang terkena ketentuan HSC akan dikeluarkan berdasarkan harga pasar, efektif sejak pembukaan perdagangan 21 September 2026. FTSE akan memantau likuiditas saham terkait untuk memastikan proses penghapusan dapat dilakukan di pasar.

Mekanisme serupa sudah diterapkan pada review Juni 2026. Saat itu, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dikeluarkan dari indeks Large Cap FTSE karena persoalan HSC.

Di luar ketentuan HSC, evaluasi terhadap pasar modal Indonesia masih berlanjut. FTSE Russell akan memantau perkembangan pasar hingga review berikutnya serta berkomunikasi dengan regulator dan pelaku pasar selama proses tersebut.

“Keputusan lebih lanjut terkait perlakuan terhadap indeks, termasuk kemungkinan dimulainya kembali perubahan indeks secara penuh, akan dipertimbangkan menjelang tinjauan indeks pada Desember 2026 dan akan disampaikan pada waktunya,” tutup FTSE Russell.

FAQ seputar FTSE Russell tunda rebalancing saham RI

Apa yang ditunda FTSE Russell untuk saham Indonesia?

Penambahan saham baru, kenaikan free float, perubahan segmen kapitalisasi, dan WAF dari nol menjadi positif ditunda hingga setidaknya Desember 2026.

Kapan FTSE Russell melakukan review berikutnya?

Review berikutnya dijadwalkan pada Desember 2026.

Apakah semua perubahan indeks ditunda?

Tidak, sejumlah penyesuaian seperti klasifikasi industri, penurunan free float, dan penghapusan saham yang tidak memenuhi syarat tetap berjalan.

Kapan saham HSC terdampak mulai dihapus?

Penghapusan berlaku sejak pembukaan perdagangan pada 21 September 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article