Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install
For
You

Merger MORA-MyRepublic, BNI Sekuritas Ditunjuk Jadi Sole Arranger

Merger MORA-MyRepublic, BNI Sekuritas Ditunjuk Jadi Sole Arranger
Logo BNI Sekuritas (kpi.bnisekuritas.co.id)

Jakarta, FORTUNE - PT BNI Sekuritas ditunjuk sebagai sole arranger dalam aksi merger antara PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) atau Moratelindo dan PT Eka Mas Republik (MyRepublic Indonesia). Total nilai transaksinya lebih dari Rp20 triliun.

SEVP Investment Banking BNI Sekuritas, Ikhsan Ramdan, mengatakan, BNI Sekuritas pun berperan aktif dalam mendukung seluruh proses transaksi. Mulai dari perencanaan, koordinasi, hingga pelaksanaan merger, juga memastikan semua tahapan berjalan sesuai ketentuan pasar modal dan regulasi yang berlaku.

β€œMerger ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperluas penetrasi pasar, dan memperkuat kinerja perusahaan secara berkelanjutan. BNI Sekuritas berkomitmen memastikan transaksi berjalan optimal sehingga memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Ikhsan, Jumat (8/5).

Moratelindo merupakan salah satu penyedia jaringan fiber optic backbone terbesar di Indonesia yang telah beroperasi sejak 2000. Sementara itu, MyRepublic Indonesia, entitas anak PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dikenal sebagai salah satu penyedia layanan internet fiber-to-the-home (FTTH) dengan lebih dari 1,52 juta pelanggan ritel.

Penggabungan kedua perusahaan tersebut diharapkan menciptakan sinergi yang kuat untuk memperluas jangkauan layanan internet, meningkatkan kualitas layanan digital, serta memperkuat infrastruktur telekomunikasi nasional.

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 26 Maret 2026, Moratelindo telah memperoleh persetujuan merger dengan MyRepublic Indonesia dan transaksi efektif berlaku sejak 22 April 2026. Setelah penggabungan, perusahaan tetap berstatus sebagai perusahaan terbuka, dengan nama baru PT Ekamas Mora Republik Tbk.

Setelah merger berstatus efektif, pengendali perseroan berubah dari semula PT Candrakarya Multikreasi (CKM) menjadi PT Innovate Mas Utama (IMU). Jumlah kepemilikan saham IMU atas MORA berubah menjadi 48,36 persen; sedangkan CKM hanya 17,81 persen.

Terbaru, MORA mengumumkan rencana pelaksanaan RUPSLB pada 11 Juni 2026. Pemegang saham dapat mengusulkan mata acara rapat secara tertulis kepada direksi paling lambat pada 13 Mei 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Related Articles

See More

Status Pemenuhan Free Float Baru: 7 Emiten Pilih Voluntary Delisting

08 Mei 2026, 15:59 WIBMarket