10.000 Pemuda dari 190 Negara Akan Hadiri International Festival of Youth 2026

Jakata, FORTUNE - Rusia akan menggelar International Festival of Youth (IFY) 2026 pada 11–17 September 2026 di Ekaterinburg. Ajang ini diproyeksikan menghimpun sekitar 10.000 pemuda dari 190 negara sebagai forum dialog global lintas budaya, inovasi, dan kolaborasi generasi muda.
Penyelenggaraan festival tersebut ditetapkan melalui keputusan Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Desember 2025 sebagai bagian dari proyek nasional “Youth and Children”. Mengusung slogan “Follow your dream. Together with Russia”, kegiatan ini dirancang untuk membuka ruang dialog internasional yang inklusif bagi generasi muda dunia.
Duta Besar Federasi Rusia untuk Republik Indonesia, H.E. Sergei Tolchenov, mengatakan festival ini menjadi wadah kolaborasi lintas negara di berbagai sektor, mulai dari industri kreatif hingga sains dan media.
"International Festival of Youth 2026 mengusung misi untuk menjadi ruang di mana budaya dan komunitas profesional dari seluruh dunia bertemu," ujarnya dalam sosialisasi International Festival of Youth 2026 oleh World Youth Festival Directorate (WYFD) di Jakarta, Rabu (1/4).
Ia menambahkan, komposisi peserta akan dibagi secara proporsional antara 5.000 pemuda dari Rusia dan 5.000 peserta internasional, termasuk delegasi dari Indonesia. Festival ini juga melibatkan sekitar 1.000 remaja berusia 14–17 tahun sebagai bagian dari upaya membangun jejaring global sejak dini.
Menurut Tolchenov, festival tersebut tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga ruang untuk menampilkan praktik terbaik Rusia di bidang inovasi, seni, pendidikan, dan teknologi. Rusia juga ingin memperlihatkan peluang kolaborasi global yang terbuka bagi generasi muda dari berbagai negara.
Berdasarkan informasi dari laman resmi penyelenggara, IFY 2026 akan diikuti peserta berusia 14 hingga 35 tahun. Kegiatan ini juga didukung sekitar 2.000 relawan dengan berbagai format program seperti trend-battles, sesi TED Talks, serta diskusi panel mengenai isu-isu global terkini.
Salah satu agenda unggulan adalah program ekspedisi regional yang akan melibatkan 1.000 peserta untuk mengunjungi 30 wilayah di Rusia dan Republik Abkhazia. Program ini dirancang untuk memperkenalkan budaya, sejarah, sekaligus perkembangan ekonomi dan modernisasi di berbagai daerah.
Perwakilan World Youth Festival Directorate dari Moskow, Mikhail Alikin, menyebut festival ini bertujuan membangun masa depan bersama melalui kolaborasi generasi muda lintas negara. “Ruang di mana kita dapat membentuk citra masa depan bersama — yang terbuka, adil, dan penuh peluang bagi semua orang,” ujarnya.
Penyelenggaraan IFY 2026 juga dipandang sebagai bagian dari diplomasi publik Rusia untuk memperkuat soft power di tengah dinamika geopolitik global. Dengan menghadirkan peserta dari 190 negara, Rusia memposisikan diri sebagai tuan rumah dialog pemuda dunia sekaligus mempromosikan keterbukaan dan keberagaman.
Bagi Indonesia, partisipasi dalam festival ini dinilai membuka peluang memperluas jejaring internasional serta mempelajari praktik terbaik di berbagai sektor, mulai dari teknologi, kewirausahaan, hingga industri kreatif. Kehadiran delegasi Indonesia juga diharapkan memperkuat diplomasi budaya serta menunjukkan kontribusi generasi muda nasional dalam agenda global.
Partisipasi Indonesia dalam ajang ini dikoordinasikan melalui Indonesia National Preparatory Committee (INPC). Ketua NPC Indonesia, Fauzan Al-Rasyid, mengatakan minat pemuda Indonesia untuk mengikuti festival tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun, yang terlihat dari bertambahnya jumlah pendaftar.
Pada 2017 jumlah pendaftar mencapai 370 orang, dengan 130 peserta dinyatakan lolos seleksi dan 90 orang akhirnya berpartisipasi. Pada 2024, jumlah pendaftar meningkat menjadi 1.036 orang, dengan 148 peserta usia 18–35 tahun dan tujuh peserta usia 14–17 tahun yang diterima. Sementara pada 2025, jumlah pendaftar sekitar 1.666 orang, dengan 25 peserta usia 18–35 tahun serta dua peserta usia 14–17 tahun yang diterima. "Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme," ujarnya.
Festival ini akan mencakup berbagai bidang kolaborasi, antara lain kewirausahaan, teknologi dan digitalisasi, media, olahraga, kebijakan publik, industri kreatif, serta sains dan pendidikan.
Pendaftaran untuk International Festival of Youth 2026 telah dibuka melalui situs resmi wyffest.com dan akan berlangsung hingga 30 April 2026. Dengan jumlah peserta yang besar serta keterlibatan ratusan negara, ajang ini diharapkan menjadi ruang pertemuan generasi muda dunia untuk membangun kerja sama, memperkuat jejaring internasional, serta merumuskan gagasan masa depan secara kolektif.

















