Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

19 BUMN dalam Daftar Fortune Indonesia 100: 2026

19 BUMN dalam Daftar Fortune Indonesia 100: 2026
Fortune Indonesia 100 2026
  • Sebanyak 19 BUMN masuk Fortune Indonesia 100 2026 dan menyumbang 50,32 persen dari total pendapatan daftar, dengan Pertamina, PLN, dan BRI sebagai tiga teratas.
  • Total pendapatan 100 perusahaan mencapai Rp6.224,01 triliun, setara 26,1 persen PDB Indonesia 2025. Ambang masuk daftar naik menjadi Rp12,31 triliun.
  • BRI untuk pertama kali menyalip Astra International ke posisi ketiga. Meski 66 persen perusahaan menaikkan pendapatan, hanya 49 perusahaan mencatat pertumbuhan laba bersih.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE - Fortune Indonesia kembali merilis daftar Fortune Indonesia 100 2026 (kinerja tahun fiskal 2025) yang merupakan deretan perusahaan terbesar di Indonesia berdasarkan pendapatan. Tahun ini, ada 19 perusahaan pelat merah dalam daftar bergengsi tersebut.

Meski jumlah BUMN yang masuk dalam daftar Fortune Indonesia 100 hanya 19 entitas, pendapatan mereka setara 50,32 persen dari total pendapatan Fortune Indonesia 100.

BUMN dalam daftar Fortune Indonesia 100

NoPerusahaanRank 100 20252025 Pendapatan
(Rp miliar)
YoY (%)
1Pertamina (Persero)11.189.743,339,9
2Perusahaan Listrik Negara2582.681,876,8
3Bank Rakyat Indonesia3324.329,3419,5
4Bank Mandiri5212.965,323,1
5MIND ID6159.461,049,8
6Telkom Indonesia7146.742,00(2,2)
7Bank Negara Indonesia1394.038,83(1,7)
8Pupuk Indonesia1490.401,6510,8
9Garuda Indonesia2353.981,06(5,9)
10Bank Tabungan Negara3040.448,8418,6
11Pelindo3436.728,275,4
12Kereta Api Indonesia3635.759,67(1,0)
13Semen Indonesia (SIG)3835.243,75(2,6)
14Jasa Marga*4729.890,254,1
15InJourney4928.579,62(6,4)
16Hutama Karya5425.132,92(16,9)
17PT PP7616.270,78(17,9)
18Krakatau Steel7816.108,020,6
19Wijaya Karya8913.325,49(30,8)
3.131.832,04

  1. Peningkatan ambang batas

    Pada daftar tahun ini, ambang batas untuk masuk ke daftar bergengsi tersebut kembali meningkat, dari Rp11,42 triliun menjadi Rp12,31 triliun.

    Angka tersebut menunjukkan semakin tingginya standar untuk menjadi bagian dari Fortune Indonesia 100. Pada edisi perdana yang menggunakan kinerja 2021, ambang batasnya berada di level Rp8,41 triliun. Artinya, dalam empat tahun, “tiket masuk” Fortune Indonesia 100 meningkat hampir 46 persen, atau tumbuh sekitar 10 persen per tahun secara compound annual growth rate (CAGR).

    Data Fortune Indonesia menunjukkan, dari 100 perusahaan yang masuk dalam daftar tahun ini, sekitar 66 persen berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan. Namun, ketika melihat bottom line, hanya 49 perusahaan yang berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih, sementara 51 perusahaan lainnya mengalami penurunan. “Pertumbuhan topline belum otomatis diterjemahkan menjadi pertumbuhan laba,” kata Hendra Soeprajitno, Editor-in-Chief Fortune Indonesia, Rabu (12/8). 

  2. Setara 26,1 persen PDB

    Secara keseluruhan, total pendapatan 100 perusahaan dalam Fortune Indonesia 100 tahun ini mencapai Rp6.224,01 triliun. Jika dibandingkan dengan PDB nominal Indonesia 2025 sebesar Rp23.821,1 triliun berdasarkan data Badan Pusat Statistik, total pendapatan Fortune
    Indonesia 100 setara dengan sekitar 26,1 persen dari PDB nasional.

    Di tengah angka-angka tersebut, terdapat perubahan penting di jajaran teratas.

    Empat perusahaan yang selama empat tahun terakhir selalu mengisi posisi empat besar—Pertamina (Persero), Perusahaan Listrik Negara (Persero), Astra International, dan Bank Rakyat Indonesia—akhirnya mengalami perubahan susunan.

    Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menyalip Astra International (ASII) dan menempati posisi ketiga berdasarkan pendapatan 2025, untuk pertama kalinya.

    “Perubahan tersebut menunjukkan bahwa bahkan di antara perusahaan-perusahaan dengan skala terbesar sekalipun, posisi di puncak bukanlah sesuatu yang permanen,” kata Hendra. 

    Informasi peringkat Fortune Indonesia bisa Anda lihat pada: https://ranking.fortuneidn.com/fortune-indonesia-100

Share Article
Editorial Team

Latest in News

See More