Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Apa Itu Revenge Porn dan Dampaknya Terhadap Korban?
Ilustrasi pasangan. (Pixabay/sweetlouise)

Jakarta, FORTUNE – Belum lama ini, artis berinisial RK ramai diberitakan masuk ke dalam pusaran kasus video syur. Banyak netizen yang menduga kasus ini berlatar revenge porn. Apakah itu?

LBH HKTI menyebut bahwa RK adalah korban dari pihak-pihak yang memang berniat membuat dan menyebarkan video tersebut. Apalagi kondisi perempuan yang mirip RK tersebut melakukan adegan dengan mata tertutup. Selain itu, terdapat beberapa kejanggalan lain dalam video yang sudah tersebar luas tersebut.

Perkembangan teknologi digital yang semakin masif juga kerap disalahgunakan pelaku kejahatan, untuk melancarkan aksinya, salah satunya dalam bentuk revenge porn. Berikut ini, sedikit ulasan tentang revenge porn.

Pengertian

Mengutip CPD Online, Revenge porn adalah pelanggaran seksual dan biasanya tapi tidak selalu melibatkan salah satu dari pasangan atau mantan pasangan. Pelaku membagikan foto intim mereka tanpa persetujuan korban. Biasanya, penyebaran konten ini ditujukan untuk merusak reputasi secara digital dengan motif balas dendam.

Lebih memperjelas, Britton Time menyebut bahwa revenge porn mengacu pada penyebarluasan materi pribadi dan eksplisit secara seksual dari seseorang tanpa persetujuan mereka. Informasi pribadi juga dapat menyertai foto atau video, misalnya, nama atau alamat subjek.

Dalam perkembangannya, istilah revenge porn kini bergeser menjadi pornografi non-konsensual. Sebab, pada banyak kasus pelaku bukan lagi orang-orang terdekat, melainkan peretas yang mencuri data pada email, penyimpanan awan, dan sebagainya. Bahkan, The Cyber Civil Rights Initiative mencatat 78 persen kasus revenge porn tidak lagi dimotivasi oleh balas dendam atau perasaan negatif pada korban.

Kata 'revenge' juga menyiratkan bahwa korban telah menghasut pelaku dan telah melakukan sesuatu yang layak untuk dibalas. Sementara, istilah 'porn' menunjuk pada aktivitas mengambil foto diri sendiri dalam keadaan telanjang atau terlibat dalam tindakan seksual–atau mengizinkan orang lain untuk mengambil foto tersebut)–yang pada dasarnya adalah pornografi.

Dampak

Seperti modus kejahatan lain, Revenge porn juga menimbulkan dampak cukup luas, sampai bisa mengubah hidup. Seseorang bisa sangat menderita karena tekanan emosional dan kecemasan yang membuat terganggunya psikologi orang tersebut.

Sheman Law USA menyebutkan bahwa dampak revenge porn bisa dialami oleh pria maupun perempuan. Hal ini tak hanya menyerang secara fisik, namun juga psikis dan menyebabkan menurunnya kondisi fisik seseorang.

Salah satu perasaan yang diderita oleh korban revenge porn adalah rasa takut. Korban revenge porn sering merasa tidak percaya dengan orang lain dan mungkin harus berusaha sangat kuat ketika harus memulai hubungan baru.

Dalam level yang lebih lanjut, korban revenge porn berpotensi mengalami depresi, berpikir untuk bunuh diri, kehilangan kendali amarah, dan bahkan mengalami kepanikan sampai menyakiti diri sendiri. Selain itu, tak jarang mereka juga mengalami mimpi buruk yang mengakibatkan tidur mereka tidak berkualitas.

Dalam skala yang parah, Cyber Civil Right Initiative menunjukkan respons yang didapat perempuan cenderung menyudutkan. Misalnya komentar kenapa melakukan hal seperti itu. Intinya, komentar tersebut memosisikan korban perempuan sebagai penanggungjawab kesalahan yang tidak ia lakukan.

Demikianlah ulasan tentang revenge porn dan dampak yang bisa ditimbulkan bagi kehidupan para korban.

Editorial Team

Related Article