Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Daftar Stimulus Lebaran 2026, Transportasi hingga Bansos

Kereta Api Indonesia
Kereta Api Indonesia (instagram.com/whelly_k)
Intinya sih...
  • Pemerintah menyiapkan stimulus Lebaran 2026 untuk menjaga daya beli dan mobilitas.
  • Diskon transportasi lintas moda menjadi stimulus utama dengan anggaran Rp911,16 miliar.
  • Bantuan pangan dan bansos menyasar puluhan juta KPM berbasis data tunggal BPS.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE — Pemerintah menyiapkan paket stimulus ekonomi menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kelancaran mobilitas selama periode mudik dan balik Lebaran.

Stimulus ini mencakup diskon tarif transportasi lintas moda, kebijakan kerja fleksibel, hingga penyaluran bantuan pangan dan bantuan sosial dengan total anggaran puluhan triliun rupiah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan stimulus Lebaran 2026 dirancang untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2026 serta mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Selain mendorong mobilitas, pemerintah juga memperkuat perlindungan sosial melalui bantuan pangan dan bansos berbasis data tunggal yang dimutakhirkan bersama Badan Pusat Statistik (BPS).

Table of Content

Diskon transportasi darat, laut, dan udara

Diskon transportasi darat, laut, dan udara

Diskon tarif transportasi kembali menjadi stimulus utama Lebaran 2026. Airlangga menyebut kebijakan ini telah terbukti efektif mendorong pergerakan masyarakat dan aktivitas ekonomi pada periode Lebaran serta libur Natal dan Tahun Baru sebelumnya.

“Pada tahun ini dalam rangka libur Hari Besar Nasional, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi. Total anggarannya Rp911,16 miliar yang bersumber dari APBN maupun non-APBN,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).

Untuk angkutan kereta api, PT KAI memberikan potongan tarif 30 persen pada periode perjalanan 14–29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang. Angkutan laut PT Pelni memberikan diskon 30 persen pada 11 Maret–5 April 2026 dengan sasaran 445 ribu penumpang.

Sementara itu, ASDP memberlakukan diskon 100 persen tarif jasa kepelabuhanan pada 12–31 Maret 2026 untuk 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang.

Pada moda udara, pemerintah memberikan diskon tiket pesawat domestik kelas ekonomi sebesar 17–18 persen untuk periode perjalanan 14–29 Maret 2026 dengan target 3,3 juta penumpang. Diskon pesawat didukung skema Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dan potongan 50 persen biaya jasa Angkasa Pura.

“Yang penting kan bagi masyarakat dapat 17–18 persen. Sumbernya PPN-DTP sama 50 persen biaya jasa Angkasa Pura,” kata Airlangga.

Kebijakan kerja fleksibel (WFA)

Selain diskon transportasi, pemerintah menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) atau flexible working arrangement untuk mengurai kepadatan arus mudik dan balik. Skema ini berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta tanpa mengubah status hari kerja.

“Pemerintah menerapkan skema kerja work from anywhere, bukan libur ya, ini clear work from anywhere atau flexible working arrangement,” ujar Airlangga.

WFA dijadwalkan pada 16–17 Maret serta 25–27 Maret 2026. Pengaturan teknis akan dituangkan dalam surat edaran terpisah oleh Kementerian PANRB untuk ASN dan Kementerian Ketenagakerjaan bagi sektor swasta, dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan layanan publik dan dunia usaha.

Bantuan pangan beras dan minyak goreng

Dari sisi perlindungan daya beli, pemerintah menyalurkan bantuan pangan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan selama dua bulan. Program ini menyasar 35,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari kelompok desil 1 hingga desil 4.

Airlangga menyebut estimasi anggaran bantuan pangan mencapai Rp11,92 triliun dan mulai disalurkan pada periode Ramadan. Pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga terkait diminta memastikan distribusi dan logistik berjalan lancar agar bantuan tepat sasaran.

Bansos reguler dan adaptif dari Kemensos

Bansos termasuk dalam daftar stimulus Lebaran 2026. Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial reguler dan adaptif pada kuartal I-2026. Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengatakan bansos reguler berupa bantuan sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) menyasar sekitar 18 juta KPM dengan anggaran Rp17,5 triliun.

“Ada dua jenis bansos, yang pertama bansos reguler bantuan sembako dan PKH, yang kedua bansos adaptif untuk kebencanaan. Secara keseluruhan nilainya sekitar Rp20 triliun, dan sampai hari ini sudah kita salurkan lebih dari Rp17 triliun,” ujar Gus Ipul.

Ia menegaskan data penerima bersifat dinamis karena berbasis data tunggal BPS yang terus dimutakhirkan. Masyarakat juga dapat mengajukan usul dan sanggah melalui jalur formal maupun aplikasi Cek Bansos.

Program mudik gratis Kemenhub

Kementerian Perhubungan melengkapi stimulus Lebaran 2026 dengan program mudik gratis lintas moda. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut program ini mencakup 401 bus di 34 provinsi, 50 ribu tiket gratis penumpang ekonomi, serta mudik gratis kereta api di jalur utara, tengah, dan selatan Pulau Jawa dengan target 28.182 penumpang.

Program mudik gratis diharapkan membantu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan selama periode Lebaran.

FAQ seputar daftar stimulus Lebaran 2026

Apa saja stimulus Lebaran 2026 yang disiapkan pemerintah?

Stimulus mencakup diskon transportasi, WFA, bantuan pangan, bansos, dan program mudik gratis.

Kapan diskon tiket mudik Lebaran 2026 berlaku?

Diskon transportasi berlaku pada rentang 11 Maret hingga 5 April 2026, tergantung moda.

Siapa penerima bantuan pangan Lebaran 2026?

Bantuan pangan diberikan kepada 35,04 juta KPM dari desil 1 hingga desil 4.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yunisda Dwi Saputri
EditorYunisda Dwi Saputri
Follow Us

Latest in News

See More

Daftar Promo Imlek 2026, Makanan hingga Tempat Wisata

11 Feb 2026, 13:50 WIBNews