Jakarta, FORTUNE - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bergerak menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, khususnya para pengungsi selama masa tanggap darurat.
Di Tengah Duka Flores, BNI Hadir Membawa Bantuan dan Menjaga Layanan

- BNI menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap awal bagi warga terdampak gempa Flores, NTT, dengan fokus kebutuhan dasar pengungsi di Ende, Borong, Labuan Bajo, Maumere, dan Ruteng.
- Bantuan melalui program BNI Berbagi mencakup bahan pangan, air mineral, popok bayi, serta peralatan dapur; penyalurannya dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan BPBD.
- Layanan perbankan tetap dijaga: 24 dari 25 outlet serta 65 dari 67 ATM di Ende-Maumere beroperasi, sementara KCP Borong dilayani O-Branch selama perbaikan bangunan.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, BNI bersama pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pemangku kepentingan terkait melakukan identifikasi kebutuhan di sejumlah wilayah terdampak sebagai dasar penyaluran bantuan.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban dan turut prihatin atas musibah yang dialami masyarakat. Dalam kondisi tanggap darurat, BNI hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan yang paling mendesak agar dukungan dapat segera dirasakan masyarakat terdampak,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Menjaga Kebutuhan Warga, BNI Pastikan Layanan Tetap Tersedia

ilustrasi sembako (IDN Times/Aditya Pratama) Pada tahap awal, BNI melalui program BNI Berbagi menyalurkan bantuan kebutuhan pokok berupa air mineral, beras, mi instan, telur, minyak goreng, susu, biskuit, popok bayi, serta peralatan dapur. Bantuan disalurkan secara bertahap ke sejumlah wilayah, meliputi Ende, Borong, Labuan Bajo, Maumere, dan Ruteng, untuk mendukung pemenuhan kebutuhan konsumsi para pengungsi dan masyarakat terdampak.
“Penyaluran ini merupakan bantuan tahap awal BNI. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta BPBD untuk menentukan dukungan lanjutan yang paling dibutuhkan masyarakat,” kata Okki.
Menurut Okki, penyaluran bantuan tidak berhenti pada tahap awal. BNI akan melanjutkan pemberian bantuan secara bertahap sesuai kebutuhan prioritas di wilayah terdampak.
“Bantuan akan terus kami salurkan secara bertahap dengan menyesuaikan perkembangan kebutuhan di lapangan. BNI akan terus hadir dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta BPBD untuk mendukung masyarakat selama masa tanggap darurat hingga proses pemulihan,” kata Okki.
Dukungan BNI tersebut merupakan bagian dari sinergi Keluarga Besar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah koordinasi Danantara Indonesia untuk mendukung penanganan dampak bencana secara cepat, terukur, dan tepat sasaran.
Operasional dan Layanan Perbankan Tetap Berjalan
Selain menyalurkan bantuan kemanusiaan, BNI memastikan keberlangsungan layanan perbankan di wilayah terdampak tetap terjaga dengan mengutamakan keselamatan pegawai dan nasabah.
Dari 25 outlet BNI di area Ende dan Maumere, sebanyak 24 outlet tetap beroperasi. Satu outlet, yakni KCP Borong, untuk sementara belum dapat beroperasi akibat keretakan pada bangunan yang memerlukan perbaikan. Dari 67 mesin ATM di area tersebut, sebanyak 65 mesin tetap beroperasi, sementara dua mesin ATM di KCP Borong untuk sementara tidak dioperasikan.
Sebagai bagian dari business continuity plan, BNI menyiapkan O-Branch atau layanan gerak untuk melayani transaksi nasabah KCP Borong selama proses perbaikan. Nasabah juga tetap dapat memperoleh layanan melalui jaringan kantor BNI lainnya serta kanal elektronik dan digital.
“Keselamatan pegawai dan nasabah menjadi prioritas. Dengan dukungan jaringan kantor, O-Branch, serta kanal elektronik dan digital, kami memastikan kebutuhan layanan perbankan masyarakat tetap dapat terlayani selama proses pemulihan,” ujar Okki.
Operasional KCP Borong akan dinormalisasi setelah kondisi bangunan dinyatakan aman dan memungkinkan untuk kembali digunakan.
“BNI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penanganan pascabencana. Kami berharap kondisi di wilayah terdampak segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal,” kata Okki. (WEB)



















