Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Bursa Pimpinan BI: DPR Terima Surpres Pencalonan Aida Budiman dan Destry Damayanti

Bursa Pimpinan BI: DPR Terima Surpres Pencalonan Aida Budiman dan Destry Damayanti
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman. (Dok/Istimewa).
  • Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI dan Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior melalui Surpres yang diterima DPR.
  • DPR akan memproses pencalonan setelah masa sidang dibuka pada 14 Agustus 2026, termasuk uji kelayakan dan kepatutan sebelum penetapan serta pelantikan oleh Presiden.
  • Selain Aida, Surpres mencantumkan Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori; Aida memiliki pengalaman panjang di BI hingga menjabat Deputi Gubernur sejak 2021.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE – Presiden Prabowo Subianto resmi mengusulkan Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) untuk mengisi posisi yang akan ditinggalkan oleh Destry Damayanti, yang ditunjuk sebagai calon Gubernur BI.

Kepastian ini tertuang dalam Surat Presiden (Surpres) yang telah diterima oleh pimpinan DPR RI di Jakarta jelang pembukaan masa sidang parlemen pada 14 Agustus 2026.

Pimpinan DPR telah menerima Surpres terkait usulan pengisian jabatan strategis di jajaran Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI). Dalam surpres tersebut, Prabowo mencalonkan Aida sebagai Deputi Gubernur Senior BI menggantikan Destry.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengonfirmasi penerimaan surpres tersebut dan menyatakan pihak kelembagaan DPR akan segera menindaklanjutinya sesuai mekanisme yang berlaku.

“Suratnya itu mengusulkan satu nama terkait dengan calon gubernur Bank Indonesia yaitu Ibu Destry Damayanti dan satu calon deputi gubernur senior Bank Indonesia yaitu Ibu Aida S Budiman,” kata Puan Maharani dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, dikutip Kamis (13/8).

Puan menegaskan, tahapan pembahasan serta penilaian berupa uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) baru akan dimulai setelah pembukaan masa sidang DPR.

“Pembukaan masa sidangnya masih tanggal 14 Agustus, setelah itu akan kami proses nama-nama tersebut sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR,” ujar Puan.

Setelah proses uji kelayakan dan pengesahan di DPR rampung, calon terpilih yang memenuhi persyaratan akan ditetapkan untuk dilantik oleh Presiden.

Presiden juga menyodorkan dua nama petinggi BI lainnya ke dalam bursa dewan gubernur bank sentral, yakni Solikin M. Juhro, yang saat ini menjabat Asisten Gubernur sekaligus Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, serta M. Anwar Bashori yang menjabat Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI.

Aida memiliki rekam jejak panjang di bank sentral dengan berbagai posisi strategis. DIa pernah dipercaya menduduki jabatan sebagai Kepala Departemen Internasional pada periode 2014–2018, sebelum diangkat menjadi Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter pada 2018.

Kariernya terus menanjak saat dipercaya menjadi Asisten Gubernur yang membawahi Kebijakan Strategis Sektor Moneter, Bauran Kebijakan Bank Indonesia pada periode 2020–2022.

Aida kemudian resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur BI berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 147/P Tahun 2021 tertanggal 24 Desember 2021.

    Share Article
    Editorial Team

    Latest in News

    See More