Jakarta, FORTUNE – Pasar fast-moving consumer goods (FMCG) di kanal e-commerce Indonesia mencatat pertumbuhan signifikan sepanjang paruh pertama 2026. Nilai penjualan produk FMCG melalui platform perdagangan daring mencapai Rp88,4 triliun pada Januari–Juni 2026, meningkat 29,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut tidak hanya terlihat dari nilai transaksi, tetapi juga dari jumlah produk yang terjual. Data Compas.co.id menunjukkan sales value dan sales volume tumbuh secara bersamaan di hampir seluruh kategori FMCG, mengindikasikan ekspansi pasar yang ditopang oleh peningkatan permintaan sekaligus volume transaksi.
CEO Compas.co.id, Hanindia Narendrata, mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan kondisi pasar yang lebih sehat dibandingkan pertumbuhan yang hanya berasal dari kenaikan nilai transaksi.
"Pertumbuhan bukan sekadar angka saja, tapi juga sinyal pasar sedang dalam fase ekspansi yang sehat di semua kategori, baik nilai maupun volume penjualan tumbuh bersamaan," ujar Hanindia, dalam keterangan pers, Jumat (21/8).
Pertumbuhan dalam kedua aspek ini menurutnya merefleksikan fondasi yang jauh lebih kuat dan berkelanjutan dibanding pertumbuhan yang hanya ditopang salah satu faktor saja.
Dari lima kategori yang dipantau Compas, Homecare mencatat pertumbuhan paling tinggi. Nilai penjualannya melonjak 78,3 persen secara tahunan, sementara volume penjualan meningkat 42 persen.
Pertumbuhan juga terjadi pada kategori lain. Food & Beverages mencatat kenaikan sales value 52,1 persen dengan volume tumbuh 33 persen. Healthcare tumbuh 24,4 persen dari sisi nilai dan 20 persen dari sisi volume.
Sementara itu, Beauty & Care membukukan pertumbuhan nilai 20,8 persen dan volume 12,8 persen. Adapun kategori Mom & Baby tumbuh lebih moderat, dengan nilai penjualan naik 18,7 persen dan volume 3,6 persen.
Data tersebut menunjukkan pertumbuhan pasar tidak hanya berasal dari kenaikan harga atau pergeseran konsumen ke produk bernilai lebih tinggi. Peningkatan volume di seluruh kategori juga mengindikasikan bertambahnya aktivitas pembelian FMCG melalui kanal daring.
