NEWS

Ketepatan Waktu KeberangkatanKereta Cepat Whoosh Hampir Capai 100%

Selama operasi, kereta cepat angkut 881 ribu penumpang.

Ketepatan Waktu KeberangkatanKereta Cepat Whoosh Hampir Capai 100%Salah satu gerbong kereta cepat/Dok KCIC
by
18 December 2023
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), operator Kereta Cepat Whoosh, mencatatkan total 1.869 perjalanan sejak 17 Oktober sampai 17 Desember 2023.

Dari ratusan perjalanan kereta cepat Whoosh ini, tingkat ketepatan waktu keberangkatan diklaim telah mencapai 99,9 persen dengan rata-rata kelambatan pemberangkatan dari stasiun awal hanya 0,1 detik. Sedangkan untuk kedatangan, ketepatan waktunya mencapai 95 persen dari keseluruhan perjalanan.

GM Corporate Seceretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan perjalanan kereta cepat Whoosh sejak resmi beroperasi pada 17 Oktober 2023 telah berjalan dengan baik. Kereta Cepat Whoosh tidak hanya mempersingkat waktu perjalanan tapi juga dan memiliki ketepatan waktu perjalanan yang sangat baik.

"Whoosh, sebagai Kereta Cepat Pertama di Indonesia, memperkuat komitmennya untuk memberikan pengalaman transportasi yang andal dan efisien kepada penumpang," ujar Eva.

Faktor ketepatan waktu Kereta Cepat Whoosh

Eva menyebutkan, ketepatan waktu pemberangkatan menjadi salah satu hal utama yang dijaga perseroan.

Selama dua bulan beroperasi, kereta cepat Whoosh telah mengangkut 881 ribu penumpang. Rekor jumlah penumpang terbanyak terjadi pada 19 November 2023 dengan total 21.537 penumpang per hari.

Beberapa faktor yang menjadikan kereta cepat Whoosh dapat mencapai ketepatan waktu 99 persen adalah penggunaan teknologi kereta cepat paling canggih dan infrastruktur yang memiliki standar yang tinggi.

Hal tersebut meminimalkan masalah teknis yang dapat menyebabkan penundaan.

Sejumlah SDM profesional mengatur pola operasi kereta cepat memungkinkan penjadwalan, pengaturan, dan monitoring perjalanan KA yang efisien untuk meminimalisasi gangguan.

“Dalam operasionalnya setiap hari dijalankan kereta tanpa penumpang sebagai kereta pertama dan kereta terakhir. Kereta konfirmasi ini dijalankan untuk memastikan seluruh sistem perkeretaapian aman dilintasi sebelum kereta penumpang berjalan,” kata Eva.

Untuk memastikan keamanan dan keandalan seluruh infrastruktur prasarana, KCIC juga menjalankan kereta inspeksi atau Comprehensive Inspection Train (CIT) secara berkala untuk memeriksa jaringan kelistrikan, persinyalan, komunikasi, dan kondisi jalur Kereta Api Cepat.

"Tingkat ketepatan waktu yang tinggi berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas karena penumpang dapat mengatur jadwal mereka secara efisien, baik untuk pertemuan bisnis, komitmen kerja, atau aktivitas rekreasi,” ujarnya.

Related Topics