Jakarta, FORTUNE - Charities Aid Foundation (CAF) telah merilis World Giving Index 2022 dan menobatkan Indonesia sebagai negara paling dermawan di dunia. Predikat ini diraih Indonesia lima tahun berturut-turut dalam World Giving Index. Apa indikatornya?
Dalam indeks CAF diketahui, ajaran agama mendorong untuk memberi atau bersedekah menjadi motif utama tingginya nilai indeks Indonesia dan Kenya. Pendorong lainnya, yakni tradisi budaya yang berfokus pada masyarakat, seperti gotong-royong Indonesia dan harambee di Kenya.
Lekatnya budaya di masyarakat menjadi penggerak untuk membantu orang lain di saat kebutuhan meningkat, termasuk selama pandemi Covid-19. Diketahui bahwa sepanjang pandemi global lebih banyak orang menyumbangkan uang untuk amal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dalam satu dekade.
Jumlah orang yang membantu orang asing sangat mencolok, di beberapa negara Amerika Tengah dan Selatan, serta negara-negara Afrika. Tercatat, ada lebih dari 3 miliar orang membantu seseorang yang tidak mereka kenal selama periode satu tahun.
Untuk diketahui, CAF telah merilis World Giving Index lebih dari satu dekade atau setelah krisis keuangan global 2008. Penilaian CAF didasarkan pada tiga aspek definisi "giving", yakni membantu orang asing atau seseorang tak dikenal yang membutuhkan bantuan, menyumbangkan uang untuk amal, dan menyumbangkan waktu untuk sebuah organisasi. Ada 119 negara yang masuk dalam indeks negara paling dermawan ini dan mewakili 90 persen populasi orang dewasa global.
