NEWS

Super Langka, Golongan Darah P Ditemukan di China!

Hanya dimiliki oleh 1 dari 1 juta orang

Super Langka, Golongan Darah P Ditemukan di China!Ilustrasi pengambilan sampel darah (Unsplash/@hieptltb97)
23 January 2024
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Banyak orang termasuk Anda pasti familier dengan golongan darah A, B, O, atau AB. Namun, tahukah Anda bahwa ada Golongan Darah P?

Belum lama ini, dokter di Jiangsu, China berhasil menemukan golongan darah P yang tentunya masih sangat asing terdengar.

Golongan darah P adalah golongan darah yang sangat langka, dan hanya ditemukan pada sekitar 12 kasus di China. Lantas, sebenarnya apa itu golongan darah P?

Mengenal golongan darah P yang super langka!

Sebenarnya, golongan darah P ditemukan pertama kali pada tahun 1927. Goldar ini memiliki lima subtipe, yaitu P1, P2, P1k, P2k, dan p. 

Subtipe p adalah yang paling langka, dan baru ditemukan pada tahun 2023, milik seorang pasien di sebuah rumah sakit di Taizhou, Jiangsu, China, ketika menjalani tes darah rutin. 

Hasil tes menunjukkan bahwa pasien tersebut memiliki golongan darah P subtipe p. Urutan genetik dari pasien tersebut kemudian diserahkan ke database GenBank, yang dikelola oleh National Institutes of Health Amerika Serikat, dan diidentifikasi sebagai urutan nukleotida yang baru dan belum pernah terdeteksi sebelumnya di dunia. 

Nukleotida adalah struktur pembentuk inti sel DNA dan RNA yang penting untuk perkembangan sel, fungsi-fungsi tubuh, dan pengganti jaringan yang rusak.

Urutan genetik tersebut memiliki nomor seri OR900206 pada database gen manusia.

Pada saat pengujian, golongan darah P mudah terlewatkan karena tidak dapat diambil oleh reagen yang ada untuk golongan darah ABO dan Rh. Hal ini penting untuk diingat, karena orang dengan golongan darah P hanya dapat menerima transfusi darah dari jenis yang sama.

Lebih langka dari rhesus-negatif

Golongan darah subtipe p bahkan juga diklaim lebih langkah dibandingkan subtipe seperti “darah dinosaurus” atau “darah panda”.

Rhesus-negatif atau "darah panda" ditemukan pada 0,4 persen populasi di China. Sebagai perbandingan, "darah dinosaurus" ditemukan pada satu dari 10.000 hingga 100.000 orang.

Menurut Global Times, golongan subtipe p lebih jarang, dengan frekuensi satu banding satu juta orang.

Related Topics