Jakarta, FORTUNE – Konten kreator keturunan Arab-Palestina berkewarganegaraan Israel, Nuseir Yassin atau dikenal dengan Nas Daily–di Facebook, Instagram, maupun TikTok– berkunjung ke Indonesia untuk mengabarkan banyak hal unik dan menarik. Namun, aksinya ini justru banyak mendapat kecaman. Ada apa?
Mengawali kunjungannya, Nas membuat video kontroversial berjudul ‘The Whitest Island in Asia’ yang merujuk pada Bali sebagai salah satu destinasi wisata wisatawan asing berkulit putih. “Saya belum pernah melihat yang seperti ini. Sepertinya setiap turis Barat di dunia datang untuk tinggal di Bali,” ujar Nas dalam konten video yang dibuatnya.
Melansir Coconut (10/2), video ini sepintas terlihat positif, namun Nas menyebutkan empat alasan kenapa banyak wisatawan asing menyukai untuk tinggal di Bali. Pertama adalah alam yang indah, keramahan penduduknya, harga yang murah, dan skuter–atau motor matic. Banyak komentar menyebutkan bahwa klip video ini menunjukkan kedatangan orang asing yang mengeksploitasi penduduk setempat demi pendapatan pariwisata.
Salah satu pengusaha asal Bali yang juga aktivis di media sosial, Ni Luh Djelantik, menegur keras video yang diunggah Nas Daily, karena dinilai menyebar informasi menyesatkan. Menurutnya, Bali memang hidup dari pariwisata namun, siapapun wisatawan asing yang datang tetap harus menghormati budaya dan aturan setempat.
“Bagi mereka yang menganggap Bali sebagai tempat yang memberi mereka rumah, kemudian berpikir bahwa mereka dapat melakukan hal-hal yang tidak bermoral, merendahkan budaya, dan tradisi kami, di atas pemikiran bahwa mereka layak mencari nafkah di sini, maka aturan berlaku,” tulis Ni Luh di unggahan Istagramnya.
