Pertamina Klaim Distribusi BBM di Sumut Kembali Normal

- Pertamina Patra Niaga meningkatkan 35 persen kapasitas armada dan mempercepat distribusi BBM di Sumatra Utara melalui optimalisasi suplai dari beberapa terminal bahan bakar.
- BPH Migas mencatat penyaluran BBM ke SPBU naik hingga 125 persen untuk mengurai antrean, sementara stok BBM di wilayah Sumut dinyatakan aman setelah proses bongkar muat kapal selesai.
- Elnusa Petrofin menambah armada menjadi 176 unit dan 711 awak mobil tangki, memperkuat pemantauan distribusi real-time serta dukungan teknis agar operasional BBM di Medan kembali normal.
Jakarta, FORTUNE - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) mengklaim meningkatkan 35 persen kapasitas armada mobil tangki beserta awak mobil tangki untuk mempercepat normalisasi kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sumatra Utara.
Selain itu, Pertamina telah mengoptimalkan alih suplai dari Fuel Terminal Siantar, Fuel Terminal Kisaran, dan Integrated Terminal Lhokseumawe, serta memaksimalkan penerimaan dan penyaluran pasokan BBM melalui fasilitas Terminal BBM Medan Group di Labuhan Deli.
Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Wahyudi Anas, menyampaikan, perusahaan bersama Pertamina Patra Niaga terus memperkuat distribusi dan pengawasan di lapangan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Langkah tersebut kemudian mendorong peningkatan penyaluran BBM ke SPBU hingga mencapai 125 persen dibandingkan kondisi normal.
"Ini meningkatkan suplai kepada SPBU hingga 120 sampai 125 persen. Kita terus meminta agar peningkatan suplai disegerakan, dari kondisi sebelumnya sebesar 112 persen menjadi 120-125 persen. Hal tersebut merupakan upaya terbaik untuk mengurai antrean di SPBU yang menjadi perhatian masyarakat," kata Wahyudi, Sabtu (18/7) dalam keterangan resmi.
Wahyudi menambahkan, Pertamina terus memperkuat pasokan setelah dua kapal menyelesaikan proses bongkar muat Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite. Dengan begitu, jumlah stok BBM di Sumut saatvini dalam kondisi aman.
Di lain pihak, PT Elnusa Petrofin (EPN) anak usaha Elnusa Tbk (ELSA) mengungkapkan, bakal meningkatkan keandalan operasional distribusi BBM mendukung percepatan distribusi di wilayah Sumatra Utara khususnya Kota Medan dengan menambah jumlah armada operasional melalui skema spot charter.
Dengan demikian jumlah mobil tangki yang siap beroperasi meningkat menjadi 176 unit. Jumlah terebut termasuk mobil tangki tambahan dari Jakarta maupun lokasi lain yang tiba secara bertahap guna memperkuat kapasitas angkut di wilayah Sumatra Utara.
Dari sisi sumber daya manusia, EPN menambah 41 Awak Mobil Tangki (AMT) dari berbagai wilayah operasional serta mendapat dukungan personel TNI sebagai pengemudi bantuan sehingga total jumlah AMT menjadi 711 personil.
Optimalisasi distribusi juga dilakukan melalui pemantauan armada secara real-time oleh Road Traffic Control (RTC) serta seluruh Tim Operasi baik yang berada di lapangan maupun di pusat. Pengawasan tersebut difokuskan pada pengendalian Round Trip Hour (RTH) mobil tangki agar perputaran armada semakin cepat dan efektif, sehingga kapasitas penyaluran BBM dapat terus ditingkatkan.
Sementara itu, Elnusa Petrofin juga mempercepat penanganan armada yang mengalami gangguan melalui penguatan dukungan teknis, penambahan mekanik dari ATPM, penguatan ketersediaan suku cadang, serta penyediaan stok ban siap pakai untuk mempercepat proses perbaikan armada.
Sejalan dengan itu, operasional SPBU dan Terminal BBM Medan dioptimalkan selama 24 jam.
Perusahaan turut memberikan dukungan operasional bagi AMT dan personel Fuel Terminal melalui penyediaan kebutuhan pendukung guna menjaga kesiapan dan keberlangsungan operasi di lapangan.
Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, menilai peningkatan konsumsi BBM seiring normalnya kembali aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan dan perkantoran, sempat menyebabkan meningkatnya kebutuhan pasokan di sejumlah SPBU.
Menurutnya saat ini operasional terminal BBM Medan untuk penyaluran BBM di SPBU wilayah Medan berangsur kembali normal.
"Keandalan distribusi energi merupakan prioritas utama kami. Elnusa Petrofin bergerak cepat dengan memperkuat armada, personel operasional, sistem pemantauan distribusi, hingga dukungan teknis di lapangan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi," ujar Doni.
Doni juga memastikan, operasional perusahaan tetap berjalan normal dan kondusif. Perusahaan juga terus menerapkan penegakan disiplin terhadap setiap pelanggaran yang terbukti dilakukan oleh personel operasional sesuai ketentuan yang berlaku, sembari memperkuat kapasitas SDM melalui proses rekrutmen dan penambahan personel baru.



















