Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Suahasil Optimistis Ekonomi Indonesia Tumbuh di Atas 5,5% pada Semester II 2026
Menteri Keuangan Suahasil Nazara memberikan keterangan pers terkait pelunasan utang obligasi BLBI usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/9). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
  • Suahasil Nazara optimistis ekonomi Indonesia tumbuh di atas 5,5 persen pada semester II 2026.

  • Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 6 persen pada 2027.

  • Inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan kredit menjadi indikator yang perlu dijaga, sementara risiko datang dari konflik global dan El Nino.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Berapa proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027?
Vote Now
Kuartal I 2026

Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen.

Kuartal II 2026

Pertumbuhan ekonomi Indonesia turun menjadi 5,29 persen.

Semester I 2026

Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,45 persen.

Agustus 2026

Tingkat inflasi tercatat 3,19 persen.

September 2026

OECD menerbitkan OECD Economic Outlook Interim Report dan menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,2 persen.

Semester II 2026

Suahasil Nazara optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh di atas 5,5 persen.

2026

ADB mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,2 persen dan memperkirakan inflasi naik menjadi 3,3 persen.

Tahun 2027

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai level 6 persen.

Kuartal I 2027

El Nino yang sangat kuat diperkirakan berlangsung hingga periode ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Berapa proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027?
Vote Now
  • What?
    Suahasil Nazara menyampaikan optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di atas 5,5 persen pada semester II 2026.
  • Who?
    Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan pemerintah Indonesia.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan Suahasil di Jakarta, sementara proyeksi yang dibahas berkaitan dengan perekonomian Indonesia.
  • When?
    Kamis (25/9), untuk proyeksi semester II 2026 dan target tahun 2027.
  • Why?
    Pemerintah mempertimbangkan kondisi perekonomian dunia dan gerak ekonomi Indonesia, serta perlu menjaga ekonomi tetap resilien.
  • How?
    Dengan menjaga inflasi tidak melebihi 3,19 persen, pertumbuhan ekonomi tidak kurang dari 5,45 persen, dan pertumbuhan kredit sekitar 13 persen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Berapa proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027?
Vote Now

Suahasil Nazara bilang ekonomi Indonesia mungkin tumbuh lebih dari 5,5 persen pada semester kedua 2026. Pemerintah ingin ekonomi tumbuh 6 persen pada 2027. Mereka juga menjaga harga supaya tidak naik terlalu tinggi, ekonomi tidak turun, dan kredit tetap berjalan. Ada risiko dari konflik Timur Tengah, perang Rusia di Ukraina, dan El Nino.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Berapa proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027?
Vote Now

Proyeksi pertumbuhan di atas 5,5 persen pada semester II 2026 menunjukkan adanya keyakinan terhadap daya tahan ekonomi Indonesia. Target 6 persen pada 2027 juga disertai perhatian pada inflasi, pertumbuhan ekonomi, kredit, serta pelaksanaan APBN. Kombinasi sasaran dan indikator tersebut memberi dasar pemantauan terhadap fundamental ekonomi secara berkala.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Berapa proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE - Menteri Keuangan Suahasil Nazara optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di atas 5,5 persen pada semester II 2026.

“Proyeksi pertumbuhan kita masih lihat bahwa saya yakin di Q3, Q4, di setengah tahun kedua ini, kita masih bisa tumbuh di atas 5,5 persen. Dan ini merupakan pertumbuhan yang cukup baik,” ujar Suahasil di Jakarta, Kamis (25/9).

Suahasil mengatakan bahwa pemerintah menargetkan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat mencapai level 6 persen pada tahun 2027, dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian dunia dan gerak ekonomi Indonesia. Hal ini tertuang dalam Rancangan APBN Tahun Anggaran 2027.

Menurutnya, terdapat beberapa aspek yang perlu dijaga agar ekonomi tetap resilien yakni tingkat inflasi tidak melebihi 3,19 persen seperti pada Agustus 2026. Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga dijaga agar tidak kurang dari 5,45 persen, dan pertumbuhan kredit dijaga sekitar 13 persen.

“Ini adalah indikator-indikator yang baik buat fundamental kita. juga APBN-nya berjalan dengan baik, dengan yang selalu tiap bulan kita lakukan,” kata Suahasil.

Pada kuartal I 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen, dan kuartal II 2026 turun menjadi 5,29 persen. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi pada semester I 2026 tercatat sebesar 5,45 persen.

Lembaga internasional Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5,2 persen atau naik 0,5 poin persen pada laporan terbarunya OECD Economic Outlook Interim Report yang terbit September 2026.

Sementara itu, Asian Development Bank (ADB) mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,2 persen pada 2026. Meski demikian, ADB memperkirakan inflasi naik dari 3,0 persen menjadi 3,3 persen pada 2026. ADB dalam risetnya mengidentifikasi dua risiko utama yang menekan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia yakni melebarnya konflik Timur Tengah dan El Nino.

Melebarnya konflik Timur Tengah dan meningkatnya intensitas perang Rusia di Ukraina dapat mengakibatkan harga energi global tetap tinggi dan bergelokal, sekaligus menyeret gejolak harga pada komoditas lain. Sementara itu, El Nino yang sangat kuat diperkirakan berlangsung hingga kuartal I 2027. Hal ini dapat meningkatkan permintaan energi dan menurunkan produksi pertanian, yang berimbas naiknya harga BBM dan harga pangan.

Sampaikan pandanganmu

Berapa proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027?

See More
Di bawah 5 persen
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
5-5,5 persen5,5-6 persenDi atas 6 persen

Curated For You

Editorial Team

Related Article