Profil Destry Damayanti, Terpilih Jadi Gubernur Bank Indonesia

Destry Damayanti resmi ditetapkan sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI), menggantikan Perry pada Kamis (28/08).
Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia dan Deputi Gubernur Senior BI.
Ia menegaskan Bank Indonesia akan terus menjalankan tata kelola yang baik dan profesional sesuai dengan kebijakan yang berlaku.
Jakarta, FORTUNE – Destry Damayanti dipilih sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) di Komisi XI DPR RI pada Kamis (27/08) usai ia menjalani uji kepatuhan dan kelayakan (fit and proper test) sebagai calon Gubernur BI.
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menjelaskan pengangkatan Destry sudah sesuai dengan kebijakan yang berlaku melalui musyawarah mufakat.
“Kami (Komisi XI DPR RI) melalui keputusan internal, secara musyawarah dan mufakat, kami telah menetapkan Ibu Destry Damayanti ditetapkan sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026–2031,” ungkap Misbakhun di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Menyusul pengangkatannya jadi Gubernur BI yang baru, profil Destry Damayanti pun menjadi perhatian publik.
Table of Content
Profil Destry Damayanti
Destry Damayanti lahir pada 16 Desember 1963 di Jakarta. Ia berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia (UI) dan melanjutkan studi Master of Science di Cornell University, New York, Amerika Serikat.
Destry dikenal sebagai ekonom senior dengan pengalaman panjang di bidang ekonomi, keuangan, dan kebijakan publik. Bank Indonesia mencatat bahwa ia pernah berkarier sebagai peneliti, pengajar, serta pejabat di sejumlah lembaga keuangan dan pemerintahan.
Perjalanan karier Destry Damayanti
Rekam jejak Destry di sektor keuangan telah berlangsung lebih dari dua dekade. Ia pernah berkarier sebagai ekonom di Citibank Indonesia pada 1997–2000.
Destry kemudian menjabat sebagai Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada 2000–2003. Setelah itu, ia menjadi peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005–2006.
Kariernya berlanjut sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005–2011. Ia kemudian menjabat sebagai Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011–2015.
Destry mulai menempati sejumlah posisi strategis di pemerintahan dengan menjadi Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada 2014–2015. Namanya semakin dikenal publik setelah Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Ketua Panitia Seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Mei 2015.
Kiprahnya di bidang kebijakan publik berlanjut ketika ia diangkat sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2015–2019.
Kiprah Destry Damayanti di Bank Indonesia
Karier Destry Damayanti di Bank Indonesia dimulai ketika ia dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior BI pada 7 Agustus 2019. Pengangkatani itu ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019 untuk masa jabatan 2019–2024.
Destry kembali dipercaya menduduki posisi yang sama untuk periode 2024–2029. Ia mengucapkan sumpah jabatan pada 7 Agustus 2024.
Pada 27 Juli 2026, Destry ditunjuk sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI untuk menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri. Penunjukan tersebut dilakukan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia beserta perubahannya.
Destry memastikan BI akan tetap menjalankan tugas dan wewenangnya secara profesional dengan menerapkan tata kelola yang baik.
“Bank Indonesia akan selalu senantiasa memastikan keberlangsungan tugas dan wewenang untuk mencapai stabilitas nilai tukar rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, yang dapat menciptakan lingkungan ekonomi yang kondusif bagi pertumbuhan sektor riil dan penciptaan lapangan kerja sesuai dengan amanat Undang-Undang Bank Indonesia,” ujar Destry dalam konferensi pers di Jakarta.
Perempuan pertama yang memimpin BI
Destry Damayanti resmi menjabat sebagai Gubernur BI periode 2026–2031. Penetapan tersebut membuat Destry menjadi sosok perempuan pertama yang memimpin bank sentral Indonesia.
Dalam uji kepatutan dan kelayakan, Destry memaparkan visi dan arah kebijakannya. Ia mengusung visi agar BI tetap relevan dalam merespons berbagai tantangan sekaligus kredibel dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Desty juga menekankan pentingnya menjaga independensi bank sentral dan memperkuat koordinasi dengan pemangku kepentingan. Sinergi dianggap perlu dilakukan di tengah situasi ekonomi yang semakin kompleks.
Komitmen tersebut berhasil menyakinkan para dewan untuk menetapkan Destry sebagai Gubernur BI berdasarkan hasil musyawarah dan mufakat. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan dapat memperkuat posisi BI.
Ada beberapa tantangan yang kemungkinan besar dihadapinya sebagai Gubernur BI yang baru. Misalnya, menjaga nilai rupiah di tengah gejolak ekonomi. Pengendalian inflasi, menjaga likuiditas perbankan, digitalisasi produk keuangan, hingga menjaga independensi BI juga akan menjadi tugas besar bagi Destry ke depan.
Lebih lanjut, penetapan Destry sebagai Gubernur BI akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI untuk mendapatkan pengesahan pada 1 September 2026.
FAQ seputar profil Destry Damayanti
Siapa itu Destry Damayanti? Destry Damayanti dikenal sebagai ekonom senior yang memiliki pengalaman di bidang ekonomi, keuangan, dan kebijakan publik.
Apa jabatan Destry Damayanti saat ini? Destry Damayanti kini ditetapkan sebagai Gubernur BI oleh DPR usai jalani fit and proper test.
Seperti apa perjalanan karier Destry Damayanti? Destry memiliki pengalaman di sektor keuangan nasional maupun internasional.
Bagaimana latar belakang pendidikannya? Destry merupakan lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Science di Cornell University.



















