Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Sehari Usai Diperiksa di Kejagung, Dirut Citilink Langsung Diganti

Sehari Usai Diperiksa di Kejagung, Dirut Citilink Langsung Diganti
Dok. Pixabay/20094504
Share Article

Jakarta, FORTUNE - Maskapai penerbangan Citilink mencopot Juliandra Nurtjahjo dari jabatan sebagai direktur utama. Hal itu diputuskan berdasarkan Keputusan Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Kamis, (17/2).

“Perubahan kepengurusan perusahaan tersebut selaras dengan fokus kinerja Citilink sebagai bagian dari Garuda Indonesia Group untuk semakin adaptif dan berdaya saing dalam menjawab tantangan kinerja usaha di era kenormalan baru,” kata Komisaris Utama Citilink, Prasetio, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/2).

Pencopotan itu terjadi usai Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa Juliandra sebagai saksi. Pemeriksaan ini berkaitan dengan penyidikan perkara dugaan korupsi pengadaan pesawat PT Garuda Indonesia 2011-2021.

"J diperiksa terkait mekanisme pengadaan pesawat udara," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak, dalam keterangan tertulis Kamis, (17/2).

Selain Dirut Citilink, Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan JAMPIDSUS Kejagung juga melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi yang terkait dengan dugaan tipikor dalam penyelenggaraan pembiayaan ekspor nasional oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 2013-2019.

Selanjutnya, Citilink mengangkat pejabat karier PT Garuda Indonesia (Persero), Dewa Kadek Rai, sebagai direktur utama.

  1. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko turut diganti

    Citilink juga menggeser Ester Siahaan dari jabatan direktur Keuangan dan Manajemen Risiko yang kini masih dijabat oleh pejabat sementara (Pjs).

    Lebih lanjut, keputusan pemegang saham di luar RUPS turut menyetujui Dewan Komisaris menunjuk seorang di antara direksi lainnya, untuk menjalankan tugas dan fungsi sebagai Pjs Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko sementara waktu dengan kekuasaan dan wewenang yang sama. 

    Prasetio mengatakan perubahan susunan pengurus perusahaan ini merupakan langkah strategis, khususnya dalam menjadikan Citilink sebagai maskapai yang lebih inovatif di tengah tantangan pandemi Covid-19.

    Menurutnya, perubahan pengurus ini dapat membuat Citilink untuk semakin cepat berakselerasi menjawab tantangan kinerja usaha.

  2. Susunan direksi dan komisaris yang baru

    Melalui perubahan kepengurusan perusahaan tersebut, maka susunan Direksi dan Komisaris PT Citilink Indonesia terhitung sejak 17 Februari 2022 adalah sebagai berikut:

    Susunan Anggota Dewan Komisaris
    Komisaris Utama: Prasetio
    Komisaris: Hasan M. Soedjono
    Komisaris: Adita Irawati
    Komisaris: Bambang Gutomo

    Susunan Anggota Direksi
    Direktur Utama: Dewa Kadek Rai
    Direktur Niaga dan Kargo: Ichwan Agus
    Direktur Operasi: Erlangga Sakti
    Direktur Human Capital: Arief Adhi Sanjaya

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More