ilustrasi tol Trans Jawa (unsplash.com/Alexander Popov)
Jalur tol Trans Jawa terdiri dari sejumlah ruas utama yang saling terhubung dari Jakarta hingga wilayah Jawa Timur. Setiap ruas memiliki tarif berbeda sesuai panjang jalan tol dan operator pengelolanya.
1. Jakarta – Cikampek
Tarif Golongan I dari Jakarta IC hingga Cikampek sekitar Rp27.000.
Ruas ini menjadi pintu awal perjalanan menuju jalur tol Trans Jawa dan merupakan salah satu segmen paling padat, terutama saat musim mudik.
2. Cikampek – Palimanan (Cipali)
Tarif Golongan I dari Cikopo hingga Palimanan sekitar Rp132.000.
Tol Cipali merupakan salah satu ruas terpanjang di jalur Trans Jawa dan menjadi jalur utama kendaraan yang menuju Jawa Tengah maupun Jawa Timur.
3. Batang – Semarang
Tarif Golongan I dari KIT Batang hingga Semarang sekitar Rp72.000.
Ruas ini menjadi penghubung penting menuju wilayah Jawa Tengah bagian tengah sekaligus mempercepat perjalanan menuju Kota Semarang.
4. Semarang – Solo
Tarif Golongan I dari Banyumanik hingga Kartasura sekitar Rp92.000.
Tol ini menghubungkan Semarang dengan kawasan Solo dan juga menjadi akses penting bagi kendaraan yang menuju Yogyakarta.
5. Solo – Ngawi
Tarif Golongan I dari Klitik hingga Kartasura sekitar Rp131.000.
Ruas tol ini mempercepat perjalanan dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur sekaligus menjadi jalur strategis bagi kendaraan logistik.
6. Ngawi – Kertosono
Tarif Golongan I dari Klitik hingga Kertosono sekitar Rp98.000.
Ruas ini menjadi penghubung penting bagi kendaraan yang menuju kawasan Mojokerto dan Surabaya.
7. Kertosono – Mojokerto
Tarif Golongan I dari Mojokerto hingga batas barat sekitar Rp55.000.
Tol ini berfungsi sebagai penghubung utama jalur tengah Jawa Timur menuju kawasan metropolitan Surabaya.
8. Surabaya – Mojokerto
Tarif Golongan I dari WRR Warugunung hingga Mojokerto sekitar Rp35.000.
Ruas ini menjadi segmen terakhir yang menghubungkan perjalanan menuju wilayah metropolitan Surabaya.