Karcher Genjot Pasar B2B Lewat Robot Kebersihan Otonom di Indonesia

Jakarta, FORTUNE - Perusahaan teknologi kebersihan asal Jerman, Karcher, mulai memperluas fokus bisnisnya ke sektor industri melalui peluncuran robot pembersih otonom KIRA B 50 di Indonesia. Robot ini diperkenalkan di ajang Expo Clean & Expo Laundry 2025 di Jakarta sebagai bagian dari strategi Karcher menangkap permintaan automasi di fasilitas komersial dan manufaktur.
Langkah ini menandai ekspansi dari portofolio produk Karcher yang sebelumnya didominasi alat pembersih tekanan tinggi untuk konsumen dan sektor komersial ringan. Selama 90 tahun beroperasi, perusahaan telah berkembang dari produsen perangkat pembersih rumahan menjadi penyedia teknologi kebersihan profesional berskala global.
“KIRA B 50 merupakan representasi dari evolusi Karcher dalam menghadirkan teknologi kebersihan yang tidak hanya efisien, tapi juga cerdas dan aman digunakan di berbagai sektor industri,” ujar Heru Kurniawan, Head of Sales Professional Karcher Indonesia, dalam keterangannya Jumat (31/10).
KIRA B 50 dirancang untuk kebutuhan operasional gedung dan fasilitas industri seperti pusat logistik, bandara, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan—segmen yang membutuhkan efisiensi tenaga kerja dan automasi proses kebersihan.
Sejumlah keunggulan ditawarkan, di antaranya robot ini diklaim dapat membersihkan area hingga 2.000 m² per jam, beroperasi dengan kecepatan maksimum 3,6 km/jam, berjalan mandiri dengan stasiun dok otomatis untuk pengisian daya, pengisian air bersih, dan pembuangan air kotor.
Perangkat ini dilengkapi kombinasi sensor laser, sensor 3D, dan ultrasonik untuk navigasi dan deteksi rintangan. Sertifikasi standar keselamatan CSA (Amerika Utara) dan IEC (Eropa) memungkinkan robot ini beroperasi di area publik dengan regulasi ketat.
Dengan automasi, tenaga kerja kebersihan dapat dialihkan ke pekerjaan yang lebih kompleks dan non-repetitif, sementara pembersihan lantai yang berulang dilakukan oleh robot.
Perkenalan KIRA B 50 menjadi sinyal bahwa pasar Indonesia menjadi target penting bagi portofolio profesional Karcher. Perusahaan telah memiliki jaringan distribusi dan layanan purna jual lokal, memudahkan adopsi teknologi baru di sektor industri.
Di Indonesia, Karcher sebelumnya dikenal lewat produk High Pressure Washer untuk rumah tangga dan segmen komersial. Masuknya robot otonom menempatkan perusahaan dalam pasar yang lebih kompetitif: automasi fasilitas industri dan manajemen gedung.
Daniati Dewi, Marketing Manager Karcher Indonesia, menyebut bahwa adopsi teknologi kebersihan tidak hanya menyangkut standar higienitas, tetapi juga efisiensi biaya dan produktivitas operasional di perusahaan. "Kebersihan adalah bagian penting dari produktivitas dan kualitas hidup. Melalui inovasi berkelanjutan, Karcher berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi kebersihan terbaik, baik untuk rumah tangga maupun industri di Indonesia," katanya.
Sebagai informasi, Karcher di Jerman pada tahun 1935 sebagai perusaaan solusi teknologi kebersihan dengan kehadiran di lebih dari 80 negara. Sejak merilis pembersih tekanan tinggi air panas pertama di Eropa pada 1950, Karcher terus memperluas lini produk ke berbagai teknologi kebersihan, termasuk robot penyedot debu pada 2003 dan sistem penyemprotan bertekanan ultra-tinggi sejak 2009. Karcher membidik beragam segmen mulai dari kebutuhan kebersihan di rumah tangga, bisnis, hingga industri. Dengan KIRA B 50, Karcher mencoba mengokohkan posisi sebagai penyedia solusi automasi kebersihan di pasar global dan Indonesia.



















