Comscore Tracker
TECH

Northstar & Alpha JWC Guyur Startup Manajemen Restoran ESB US$29 Juta

ESB menyediakan solusi digital bagi bisnis F&B.

Northstar & Alpha JWC Guyur Startup Manajemen Restoran ESB US$29 JutaFounder ESB. Dok/ESB.

by Luky Maulana Firmansyah

Jakarta, FORTUNE – Perusahaan rintisan Esensi Solusi Buana (ESB) mengumumkan pendanaan seri B senilai US$29 juta atau lebih dari Rp430 miliar. Startup berbasis software-as-a-service (SaaS) ini menyatakan dana segar akan mendukung niat perusahaan untuk memperluas jangkauan di sektor usaha kecil menengah (UKM).

Dalam keterangan resmi yang dikutip Rabu (31/8), ESB menyatakan pendanaan dipimpin Northstar Group dan Alpha JWC Ventures, serta partisipasi dari investor seperti BEENEXT, Vulcan Capital, dan AC Ventures. Sebelumnya, perusahaan telah mengumpulkan total dana  US$10,6 juta atau lebih dari Rp157 miliar.

ESB merupakan penyedia perangkat lunak operasi bisnis kuliner. Startup ini menawarkan solusi SaaS berbasis cloud yang mencakup aplikasi seperti pengambilan pesanan front-end, kasir (PoS), perangkat lunak operasi dapur, dan sistem perencanaan sumber daya perusahaan (sistem ERP F&B) back-end. Produk dan layanannya memungkinkan pengusaha F&B mendapatkan akses ke penyedia pasokan bahan, pengiriman makanan, dan pembayaran digital.

Co-Founder dan CEO ESB, Gunawan Woen, mengatakan misi perusahaan adalah membantu bisnis F&B meningkatkan profitabilitas serta efisiensi operasional dengan memanfaatkan teknologi. Menurutnya, perusahaan melihat pedagang F&B baik skala besar maupun UKM sebagai mitra setara.

“Dengan mencapai itu, kami dapat memastikan keberlanjutan, bankability, dan pertumbuhan mereka,” katanya.

Solusi digital UKM

Startup

Dana segar itu akan membantu ESB memperluas jejaknya di pasar UKM. Perusahaan menyatakan akan mengembangkan fitur pembayaran dan pinjaman, fasilitas modal kerja, pengembangan fitur produktivitasuntuk penjualan, solusi manajemen saluran pemesanan dan pengiriman, dan lain-lain.

Menurut Gunawan, ESB siap memanfaatkan tren F&B yang terjadi selama pandemi virus corona. Pasalnya, wabah telah mendorong pengusaha sektor ini untuk mengadopsi operasi yang lebih ramping serta menjelajahi saluran penjualan baru. Dan pada saat bersamaan, para stakeholder di sepanjang rantai nilai F&B, mulai dari pelanggan sampai pemasok bahan, telah mengadopsi solusi digital secara cepat.

Kenaikan biaya akibat inflasi harga komoditas awal tahun ini juga mendorong pelaku F&B untuk lebih mengoptimalkan struktur biaya. Pada gilirannya, itu mengarah pada pemanfaatan alat produktivitas yang memungkinkan layanan mandiri konsumen, otomatisasi alur kerja internal, dan pengurangan limbah makanan.

Managing Director NorthStar Group, Carlson Lau, mengatakan perusahaannnya antusias terhadap produk yang matang serta pengembangan strategi go-to-market ESB. “ESB sekarang meluncurkan produk SaaS lain yang memberdayakan UKM F&B, dan kami sangat senang dapat bermitra dengan Gunawan dan timnya untuk membantu meningkatkan solusi ESB ke seluruh Asia Tenggara dan sekitarnya,” ujarnya.

Sementara, Partner Alpha JWC Ventures, Eko Kurniadi, mengatakan ESB telah mengalami pencapaian yang lebih besar sejak investasi dari perseroan setahun lalu. Menurutnya, perusahaan rintisan ini telah memperluas kumpulan merek F&B, yang mencakup bisnis dari berbagai ukuran dan kompleksitas, secara signifikan serta meningkatkan solusi end-to-end bagi pelanggan.

“Kami antusias untuk melanjutkan kemitraan ini dengan Gunawan dan timnya untuk mewujudkan evolusi ESB selanjutnya bersama-sama,” katanya. 

Related Articles