Jakarta, FORTUNE - Entitas afiliasi PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), yakni PT Bakrie Power, terpilih menjadi mitra Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Danantara tahap II melalui konsorsium Mentari Citra Lestari.
Sekretaris Perusahaan BNBR, Christofer Alexander Uktolseja, mengatakan, penetapan konsorsium tersebut sebagai mitra terpilih di Surabaya Raya masih bersifat bersyarat (conditional) dan tunduk kepada pemenuhan seluruh persyaratan pengadaan yang berlaku. Tiap lokasi pengembangan memiliki mitra terpilih dan mitra cadangan.
"Penetapan sebagai mitra terpilih akan ditetapkan menjadi mitra usaha pengembang dan pengelola PSEL setelah persyaratan dalam conditional letter of award dipenuhi sepenuhnya," katanya dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (21/7).
Manajemen memandang bisnis PSEL sebagai salah satu peluang diversifikasi bisnis yang memiliki prospek menjanjikan dalam jangka panjang, seiring dengan tren global menuju transisi energi dan ekonomi sirkular. Bisnis itu juga berkaitan dengan pengalaman dan kapabilitas Bakrie Power dalam membangun pembangkit listrik untuk PLN ataupun segmen business to business.
Di konsorsium Mentari Citra Lestari, Bakrie Power bermitra dengan PT Acritas Karya Persada dan SUS Indonesia Holding Limited. Perusahaan-perusahaan itu dinilai memiliki rekam jejak baik dalam pembangunan fasilitas PSEL. Contohnya, Acritas yang telah membangun proyek sejenis di Surabaya, sedangkan SUS memiliki kemampuan teknis serta portofolio menyediakan teknologi dan implementasi proyek sejenis di Cina dan berbagai negara lain.
Sementara itu, Bakrie Power akan berpartisipasi dalam proses pemilihan kontraktor Engineering, Procurement, and Construction (EPC), memberikan dukungan kepada technology provider dalam pemenuhan ketentuan mengenai komponen lokal sesuai dengan ketentuan yang berlaku, mendukung pelaksanaan kegiatan operasi dan pemeliharaan setelah proyek beroperasi, partisipasi dalam pendanaan proyek, serta melakukan koordinasi dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan tingkat lokal guna mendukung kelancaran proyek.
Estimasi nilai investasi belum dapat ditentukan karena konsorsium dan Danantara masih dalam tahap akan melakukan studi kelayakan untuk mengevaluasi aspek teknis, komersial dan finansial proyek PSEL.
Ketentuan mengenai skema bagi hasil akan dibahas dan disepakati oleh para pihak dalam proses negosiasi dokumen sponsor agreement setelah studi kelayakan selesai, dengan mempertimbangkan hasil studi, struktur investasi, alokasi risiko, serta kesepakatan para pihak.
Ke depannya, konsorsium bersama Danantara akan melaksanakan sejumlah tahapan lanjutan terkait dengan aspek teknis, komersial, perizinan, dan pembiayaan proyek. Mitra terpilih juga wajib memenuhi persyaratan menuju Final Letter of Award, termasuk penyusunan feasibility study yang dapat diterima oleh kedua belah pihak, finalisasi struktur proyek, pembentukan joint venture company, penyelesaian dokumen komersial serta peroleh persetujuan pembiayaan.
"Jadwal pembangunan dan target operasi komersial akan ditentukan pada saat penyusunan feasibility study tersebut," kata Christofer.
