Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Alfamart: Tak Ada Penutupan Gerai Akibat Kopdes, Fokus Ekspansi
Paparan publik PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), Kamis (4/6). (Fortune Indonesia/Tanayastri Dini)

Jakarta, FORTUNE - Emiten jaringan ritel Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), menyatakan tidak ada penutupan gerai yang diakibatkan oleh keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Lebih lanjut, sampai dengan saat ini, perseroan menyebut, belum ada dampak material terhadap kinerja operasional perseroan sebagai buntut dari pendirian KDMP. Sejauh ini, Alfamart pun belum memiliki kerja sama strategis dengan pihak pengelola KDMP.

"Untuk kerja sama, siapa pun bisa [untuk bermitra dengan perseroan]. Tapi saat ini memang belum ada permintaan kerja sama yang diajukan kepada kami atas hal tersebut," kata Direktur Sumber Allfaria Trijaya, Solihin dalam paparan publik AMRT, dikutip Jumat (5/6).

Dari perspektif industri, Manajemen AMRT mengatakan, setiap pelaku usaha memiliki modal bisnis, segmentasi, dan target pasar yang berbeda sehingga dapat saling melengkapi dalam hal memenuhi kebutuhan masyarakat. Perseroan meyakini, daya saing jangka panjang juga ditentukan oleh kemampuan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

"Kami pastikan bahwa saat ini kami fokus terhadap peningkatan pelayanan. Karena segmennya pasti berbeda," ujar Solihin.

Untuk itu, salah satu fokus AMRT pada 2026 adalah melanjutkan ekspansi. Sepanjang tahun ini, perseroan menargetkan penambahan 800 gerai baru, meliputi 500 gerai yang didirikan perseroan dan 300 gerai melalui waralaba.

Khusus untuk pendirian gerai baru oleh perusahaan, manajemen mengalokasikan belanja modal sekitar Rp500 miliar. Modal itu akan berasal dari pendanaan internal.

"Dari target 800 gerai baru, lebih dari 50 persen akan kami buka di luar Pulau Jawa. Karena memang dalam 5 tahun terakhir terjadi pergeseran [permintaan], dari Pulau Jawa, khususnya Jabodetabek, ke luar pulau," Direktur Keuangan AMRT, Tomin Widian.

Selain di Indonesia, AMRT juga akan menambah gerai di pasar internasional, dengan perincian: 200-250 toko baru di Filipina dan 30 toko di Bangladesh.

Di luar ekspansi, perseroan pun bakal memperkuat segmen digital dan omnichannel. Salah satunya, melalui investasi di aplikasi Alfagift, yang saat ini berkontribusi lebih dari 8 persen terhadap penjualan.

Editorial Team

Related Article