Setelah memahami konsep apa itu komisaris, pahami tugas dan tanggung jawabnya karena mereka memiliki peran krusial dalam menjaga tata kelola perusahaan. Meski tidak terlibat dalam operasional perusahaan secara langsung sehari-hari, komisaris harus memastikan perseroan berjalan sesuai dengan tujuan.
Berikut tugas dan tanggung jawab komisaris:
Salah satu tugas komisaris yang utama adalah mengawasi operasional perusahaan. Tanggung jawabnya termasuk mengawasi kinerja direksi terhadap pelaksanaan kebijakan dan pengambilan keputusan agar sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.
Komisaris memberikan saran dan masukan kepada direksi dalam manajemen perusahaan. Ia juga menjaga komunikasi dan koordinasi agar tidak terjadi miskomunikasi dalam proses pengambilan keputusan.
Dewan komisaris dapat melakukan evaluasi terhadap kinerja manajemen serta memberikan perbaikan jika diperlukan. Masukan dari komisaris dapat menjadi bahan pentimbangan bagi direksi untuk menjalanan perusahaan secara lebih efektif.
Komisaris harus melaporkan kinerjanya secara berkala kepada pemegang saham melalui RUPS. Mereka juga bertanggung jawab untuk memeriksa dan mengesahkan laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen untuk memastikan transparansi.
Komisaris bertanggung jawab memastikan perusahaan mematuhi kebijakan yang berlaku dan tidak merugikan pemegang saham atau pihak lain yang berkepentingan. Jika terjadi pelanggaran, komisaris berhak memberikan sanksi.
Dalam menjalankan tugasnya, komisaris wajib melindungi kepentingan pemegang saham. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan pemegang saham tetap menanamkan modal ke perusahaan.