Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apa Itu Komisaris? Ketahui Tugas dan Tanggung Jawabnya
ilustrasi komisaris (pexels.com/Mandiri Abadi)
  • Komisaris adalah organ perusahaan yang berperan mengawasi dan memberi nasihat kepada direksi agar pengelolaan berjalan sesuai visi, misi, serta prinsip tata kelola yang baik.

  • Tugas utama komisaris mencakup pengawasan kinerja direksi, pemberian saran strategis, evaluasi manajemen, pelaporan kinerja ke pemegang saham, serta perlindungan kepentingan investor.

  • Dewan komisaris terdiri dari komisaris utama dan komisaris independen dengan perbedaan pada afiliasi dan fungsi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Posisi seperti direksi, CEO, atau manajer sering kali muncul ketika membahas tentang struktur jabatan di perusahaan. Namun di luar struktur eksekutif tersebut, terdapat jabatan komisaris yang memiliki peran tidak kalah penting dalam menentukan keberhasilan jangka panjang perusahaan..

Secara umum, komisaris adalah salah satu organ penting dalam tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Tugas dan tanggung jawab utamanya berfokus pada pengawasan terhadap pengelolaan perusahaan. 

Lantas, apa itu komisaris dalam struktur perusahaan? Berikut pengertian, tugas, dan cakupan tanggung jawabnya yang dijelaskan secara lengkap.

Apa itu komisaris?

Komisaris adalah organ perusahaan yang berfungsi sebagai pengawas dan pemberi nasihat kepada direksi agar berjalan sesuai dengan visi, misi, dan anggaran dasar. Komisaris umumnya merupakan bagian dari dewan komisaris atau Board of Commissioners yang mencakup sekelompok individu dan dipilih oleh pemegang saham.

Berdasarkan kebijakan yang berlaku, setiap perusahaan publik wajib memiliki setidaknya dua anggota dewan komisarisserta disesuaikan dengan anggaran dasarnya. Penunjukan dan pemberhentian komisaris ditentukan dari hasil RUPS.

Dewan komisaris wajib menyelenggarakan rapat rutin minimal 1 kali dalam 2 bulan demi menjaga efektivitas fungsi pengawasan. Selain itu, mereka juga harus mengadakan rapat gabungan bersama jajaran direksi secara berkala setidaknya 1 kali dalam 4 bulan.

Tugas dan tanggung jawab komisaris

Setelah memahami konsep apa itu komisaris, pahami tugas dan tanggung jawabnya karena mereka memiliki peran krusial dalam menjaga tata kelola perusahaan. Meski tidak terlibat dalam operasional perusahaan secara langsung sehari-hari, komisaris harus memastikan perseroan berjalan sesuai dengan tujuan.

Berikut tugas dan tanggung jawab komisaris:

  • Mengawasi kinerja direksi

Salah satu tugas komisaris yang utama adalah mengawasi operasional perusahaan. Tanggung jawabnya termasuk mengawasi kinerja direksi terhadap pelaksanaan kebijakan dan pengambilan keputusan agar sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.

  • Memberikan saran dan masukan kepada direksi

Komisaris memberikan saran dan masukan kepada direksi dalam manajemen perusahaan. Ia juga menjaga komunikasi dan koordinasi agar tidak terjadi miskomunikasi dalam proses pengambilan keputusan.

  • Evaluasi kinerja

Dewan komisaris dapat melakukan evaluasi terhadap kinerja manajemen serta memberikan perbaikan jika diperlukan. Masukan dari komisaris dapat menjadi bahan pentimbangan bagi direksi untuk menjalanan perusahaan secara lebih efektif.

  • Memberikan laporan kinerja 

Komisaris harus melaporkan kinerjanya secara berkala kepada pemegang saham melalui RUPS. Mereka juga bertanggung jawab untuk memeriksa dan mengesahkan laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen untuk memastikan transparansi.

  • Bertanggung jawab atas kinerja perusahaan

Komisaris bertanggung jawab memastikan perusahaan mematuhi kebijakan yang berlaku dan tidak merugikan pemegang saham atau pihak lain yang berkepentingan. Jika terjadi pelanggaran, komisaris berhak memberikan sanksi.

  • Melindungi kepentingan pemegang saham

Dalam menjalankan tugasnya, komisaris wajib melindungi kepentingan pemegang saham. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan pemegang saham tetap menanamkan modal ke perusahaan.

Perbedaan komisaris utama dan komisaris independen

Terdapat dua jenis jabatan komisaris, yaitu komisaris utama dan komisaris independen dalam jajaran dewan komisaris. Kedua posisi tersebut memiliki perbedaan utama, di antaranya:

  • Keterikatan afiliasi

Komisaris utama biasanya sosok yang berafiliasi langsung dengan perseroan, seperti mewakili pemegang saham mayoritas atau pemilik perusahaan. Sebaliknya, komisaris independen berasal dari pihak luar perusahaan yang tidak memiliki hubungan bisnis atau keluarga dengan pemegang saham utama.

  • Struktur jabatan

Dalam satu struktur perusahaan, posisi komisaris utama hanya diisi oleh satu orang yang bertindak sebagai ketua dewan. Sementara itu, jumlah komisaris Independen wajib memenuhi porsi paling sedikit 30 persen dari total seluruh anggota dewan..

  • Tugas dan tanggung jawab

Komisaris utama bertugas sebagai pimpinan tertinggi dalam dewan. Tugas utamanya meliputi memimpin rapat dan mengarahkan strategi pengawasan perusahaan secara keseluruhan.

Sementara itu, komisaris independen memastikan pengawasan berjalan objektif. Mereka juga berperan sebagai penyeimbang dan pelindung antara kepentingan pemegang saham publik serta pihak luar.

Siapa yang bisa jadi komisaris?

Pada dasarnya, semua orang yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan untuk menjadi komisaris suatu perseroan. Ada beberapa kriteria utama bagi seseorang agar dapat menduduki jabatan tersebut, yakni:

  • Orang perseorangan.

  • Cakap melakukan perbuatan hukum.

  • Tidak pernah dinyatakan pailit atau dihukum karena tindak pidana yang merugikan keuangan dalam lima tahun terakhir.

  • Memiliki akhlak, moral, dan integritas yang baik.

  • Sehat jasmani dan rohani.

  • Memiliki komitmen untuk mematuhi kebijakan yang berlaku.

  • Memiliki keahlian, kompetensi, dan pengetahuan yang memadai mengenai bidang usaha perseroan.

  • Memiliki komitmen waktu untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

  • Mendapat persetujuan di Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Selain itu, beberapa perusahaan juga memiliki syarat tambahan bagi calon komisaris. Kebijakan tersebut dapat berupa batasan usia, latar belakang pendidikan, lolos uji kelayakan, dan larangan rangkap jabatan pada instansi lain sesuai pedoman tata kelola perusahaan yang berlaku.

Demikian rangkuman mengenai apa itu komisaris dan tanggung jawabnya dalam tata kelola suatu perusahaan. Dengan memahami tugasnya, investor dapat memahami struktur organisasi secara lebih komprehensif. 

FAQ seputar apa itu komisaris

Apakah komisaris itu pemilik perusahaan?

Dewan komisaris belum tentu pemilik perusahan. Jabatan ini biasanya ditunjuk untuk mengawasi operasional perusahaan dan memberikan nasihat kepada jajaran direksi.

Komisaris harus lulusan apa?

Tidak ada syarat latar pendidikan khusus yang diatur secara mutlak untuk menjadi seorang komisaris. Artinya, latar belakang pendidikan calon komisaris bisa sangat beragam sesuai kebutuhan perusahaan.

Berapa gaji komisaris?

Gaji komisaris sangat bervariasi tergantung pada skala perusahaan, laba yang dihasilkan, dan sektor bisnisnya.

Editorial Team

Related Article